METROPOLITAN.ID - Untuk meminimalkan berbagai ancaman, termasuk ancaman dibunuh, Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) memperkuat koordinasi dengan kepolisian.
Itu dilakukan dalam mengawal keamanan pasangan Capres Anies Baswedan dan Cawapres Muhaimin Iskandar.
Hal itu diungkapkan Jubir Timnas AMIN, Surya Tjandra.
Baca Juga: Dicoret dari Skuad Timnas Indonesia Piala Asia 2023, Saddil Ramdani Curhat di Instagram
Ia menilai elektabilitas pasangan calon nomor urut 1 itu sedang naik-naiknya di sisa masa kampanye Pilpres 2024,
Sehingga potensi ancaman keselamatan bagi pasangan tersebut harus diantisipasi.
"Tampaknya AMIN lagi naik juga. Makin tinggi pohon, makin kuat anginnya," kata dia, dikutip dari suara.com, Sabtu 13 Januari 2024.
Baca Juga: Sambangi Lokasi Longsor di Purwakarta, BNPB Beri Arahan buat Pj Bupati Benni Irwan
Ia menyebut, kampanye yang dilakukan pasangan calon AMIN sesuai dengan amanat undang-undang (UU).
Sehingga setiap aparatur negara berkewajiban untuk mengawal pelaksanaan UU tersebut.
"Jadi, mengawal beliau (Anies-Muhaimin) ini sama dengan mengawal konstitusi. Jadi, nggak ada kompromi," ujar Surya Tjandra.
Baca Juga: Ziarah ke Makam KH Noer Ali, Gani Muhamad Minta ASN Teruskan Perjuangan Bangun Kota Bekasi
Selain kepada aparat, Surya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal keamanan pasangan calon AMIN selama kegiatan kampanye, terlepas dari soal pilihan warga pemilih Pemilu 2024.
"Ini sudah perjuangan kita semua. Mau dukung, mau nggak, itu soal lain, tetapi ini aset kita harus jaga," ujarnya.