Sabtu, 18 April 2026

BEM KM IPB Soroti Ketidakhadiran Rektor dalam Konsolidasi Kasus Kekerasan Seksual, Mahasiswa Tuntut Tanggung Jawab

Muhammad Fazli Imtiaz, Metropolitan
- Sabtu, 18 April 2026 | 11:35 WIB
BEM dan KM IPB menyoroti sikap pimpinan kampus terkait kasus dugaan kekerasan seksual. (Ist)
BEM dan KM IPB menyoroti sikap pimpinan kampus terkait kasus dugaan kekerasan seksual. (Ist)

Selain rektor, pihak kampus dalam forum tersebut hanya diwakili oleh jajaran wakil rektor.

Ketidakhadiran pimpinan tertinggi serta pihak terkait lainnya dinilai mengurangi substansi forum.

Mahasiswa juga menyoroti tidak diundangnya salah satu korban berinisial ZB dalam forum tersebut, yang dinilai seharusnya mendapatkan ruang aman untuk menyampaikan pengalaman dan aspirasi.

Baca Juga: Ganja Puluhan Kilogram Ganja dan Sabu Gagal Beredar di Kota Bekasi

BEM KM IPB bersama Koalisi Mahasiswa kemudian menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya transparansi penuh dalam penanganan kasus, pemberian sanksi tegas kepada pelaku, serta keterlibatan langsung rektor dalam proses penyelesaian.

Selain itu, mahasiswa juga meminta agar tidak ada upaya pengkondisian atau pendekatan simbolik yang dinilai tidak menyentuh akar persoalan.

"Kami sudah muak dengan sikap acuh tak acuh dan pengecut ini. Rektor UI, ITB, UNPAD bisa, kenapa Rektor IPB tidak? Mahasiswa IPB menuntut tanggung jawab, bukan alasan!" tegas perwakilan BEM KM IPB.

Baca Juga: 22 Acara di Jakarta Hari ini, 18 April April 2026: Ada 4 Konser Gratis Salah Satunya Bernadya hingga Festival Songkran 2026!

Hingga saat ini, mahasiswa menyatakan akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntutan yang diajukan mendapatkan respons konkret dari pihak kampus.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Upaya Bank Kota Bogor Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 16 April 2026 | 13:57 WIB
X