Sabtu, 4 Februari 2023

Duh... Lahan Negara Dijual Oknum Staf Desa

- Senin, 6 Januari 2020 | 09:32 WIB
DIDUGA DIJUAL: Ini lahan milik Pemkab Bogor yang diduga telah dijual oknum staf Desa Singasari, Kecamatan Jonggol.
DIDUGA DIJUAL: Ini lahan milik Pemkab Bogor yang diduga telah dijual oknum staf Desa Singasari, Kecamatan Jonggol.

METROPOLITAN - JONGGOL Minimnya pengawasan lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di Desa Singasari Kecamatan Jonggol membuat lahan tersebut terindikasi diperjualbelikan oknum Pemerintah  Desa (Pemdes) Singasari. Hal itu terlihat dari sudah adanya bangunan permanen yang didirikan di atas lahan yang merupakan hibah dari pengembang perumahan Citra indah. Warga sekitar, Abdurahman mengatakan, warga Desa Singasari pada umumnya sudah mengetahui lahan fasos fasum milik Pemkab Bogor di Desa Singasari yang total luasnya mencapai 15 hektare di Kampung Cihawur. Lahan tersebut  berupa tanah kosong, danau, lapangan sepakbola dan pemakaman. “Total luasnya 15 hektare. Memang tidak dalam satu hamparan (lokasi). Tapi jaraknya tidak terlalu jauh karena masih dalam satu kampung,” kata Abdurahman kepada Metropolitan, kemarin. Namun lanjutnya, beberapa waktu terakhir warga dikagetkan dengan berdirinya bangunan permanen berupa villa di lokasi yang masuk dalam area lahan pemkab seluas 5.000 meter. Terkait hal itu, warga pun mencoba mencar informasi terkait pendirian bangunan di atas lahanitu. “Ternyata pemilik lahan mengaku membeli kepada salah satu staf desa sebagai perantara lahan seluas 5.000 meter yang kemudian dibangun vila,” kata dia. Mendengar informasi tersebut, pemilik lahan kemudian melakukan kroscek ke Cibinong sekaligus untuk membuat sertifikat. Namun, sertifikat tidak dapat terbit lantaran lahan yang dibeli  pemilik masih masuk dalah area lahan pemkab. "Pemiliknya sudah ngecek ke pemda. Ternyata benar lahan yang dibeli itu adalah lahan pemda dan pemilik juga tidak bisa membuat sertifikat," kata Abdurahman. Terkait hal itu, Kepala Desa Singasari Cakra, yang coba dikomfirmasi belum mau memberikan keterangan. Pesan singkat yang dikirimkan melalui telepon seluler miliknya juga belum direspons. (hin/b/els)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Pemdes dan Pemuda Desak Penataan Pasar Citeureup

Rabu, 1 Februari 2023 | 13:00 WIB

Gegara Bakar Sampah, 90 Ton Rongsokan Ludes

Jumat, 20 Januari 2023 | 13:01 WIB

Jembatan Cicadas Ambruk, Warga Harus Memutar Sejauh 3 Km

Jumat, 23 September 2022 | 13:01 WIB

Bawa Sajam, 17 Remaja Citeureup Terlibat Tawuran

Senin, 11 Juli 2022 | 12:01 WIB

Hujan-Angin, Waspada Pohon Tumbang

Selasa, 12 April 2022 | 13:01 WIB

Saling Serang di Kampung Jagal

Selasa, 29 Maret 2022 | 12:01 WIB

Waduh! Limusnunggal Dikepung Praktik Pijat Ilegal

Selasa, 15 Maret 2022 | 12:30 WIB
X