Minggu, 29 Januari 2023

Tingginya Angka Peredaran Narkoba, Astaga! Kabupaten Juara II di Jabar

- Senin, 5 Desember 2022 | 11:01 WIB
OPERASI ANTIK LODAYA: Satuan Narkoba Polres Bogor menciduk 40 pengedar narkoba selama dua pekan terakhir dalam Operasi Antik Lodaya.
OPERASI ANTIK LODAYA: Satuan Narkoba Polres Bogor menciduk 40 pengedar narkoba selama dua pekan terakhir dalam Operasi Antik Lodaya.

Kabupaten Bogor menduduki peringkat kedua sebagai daerah dengan peredaran tertinggi di Jawa Barat. Hal itu terbukti dengan ditangkapnya 40 pengedar narkoba selama dua pekan terakhir dalam Operasi Antik Lodaya. KASATNARKOBA Polres Bogor, AKP Muhammad Il­ham, mengatakan, tingginya peredaran narkoba di Kabu­paten Bogor ditengarai ba­nyak faktor. Salah satunya karena Kabupaten Bogor tak jauh dari ibu kota, yakni DKI Jakarta. Hal itu membuat kabupaten menduduki pe­ringkat kedua di Jawa Barat. “Terkait pengedaran di Ka­bupaten Bogor itu ada ba­nyak faktor. Salah satunya, memang kita berada di per­batasan ibu kota,” katanya. Bahkan, ada beberapa ke­camatan yang dianggap cukup rawan lantaran sering ter­jadi transaksi jual-beli nar­koba. Di antaranya, Cibinong, Gunungputri, Kemang, Cia­wi, Cigombong, Klapanung­gal, Cileungsi, Cisarua, Jong­gol, Tanjungsari, Leuwiliang, Dramaga, Citeureup, Nang­gung, Parungpanjang dan kecamatan lainnya. “Dari 40 tersangka yang diamankan, 37 di antaranya adalah laki-laki dan 3 pe­rempuan. Ada beberapa dari mereka yang sebelum­nya pernah ditangkap dan ada juga yang merupakan hasil pengembangan,” pa­parnya. Dari hasil Operasi Antik Lodaya 2022 itu, sejumlah barang bukti narkoba yang diamankan yakni 87,78 gram, ganja 21,97 gram dan tem­bakau sintetis 428, 19 gram. Akibat perbuatannya, ter­sangka dikenakan berbagai macam pasal. Mulai dari 114 ayat 1 dan 2, 112 ayat 1 dan 2 maupun pasal 111. Para pelaku akan mendekam di­penjara minimal 4 tahun dan maksimal 13 tahun pidana dengan denda paling sedikit Rp800 juta dan maksimal Rp8 miliar. (mam/eka/py)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

X