METROPOLITAN.ID - Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika di wilayahnya.
Mengingat dampak yang ditimbulkan peredaran narkoba dapat merusak sendi-sendi kehidupan terlebih kawula muda.
Hal ini disampaikan Bupati Sukabumi Asep Japar, saat menerima kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi, AKBP Yuhernawa, di Pendopo, Selasa 25 Maret 2025.
Baca Juga: Bawa Senjata Tajam Hendak Tawuran, Tiga Remaja di Citeureup Dikerangkeng Polisi
Dalam pertemuan tersebut, AKBP Yuhernawa yang baru menjabat sejak November 2024 memaparkan berbagai program strategis BNNK dalam menangani penyalahgunaan narkoba.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.
"Kami telah menyiapkan sejumlah program preventif dan penindakan untuk menekan peredaran narkoba di Sukabumi. Dukungan dari pemerintah daerah tentu sangat berarti dalam keberhasilan program ini," ujar AKBP Yuhernawa.
Baca Juga: Sidak ke Cikampek, Dedi Mulyadi Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi di Jawa Barat Lebih Dari Cukup
Menanggapi hal ini, Bupati Sukabumi Asep Japar menyatakan kesiapan Pemkab Sukabumi untuk bersinergi dengan BNNK.
Ia menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab semua elemen masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Sukabumi siap mendukung penuh langkah-langkah yang diambil BNNK. Kami ingin melihat Sukabumi benar-benar bebas dari narkoba, demi generasi muda yang lebih sehat dan berprestasi," tegas dia.
kolaborasi antara Pemkab Sukabumi dan BNNK ini diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat dan mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkotika di wilayah Sukabumi. (Usep)