Minggu, 5 Februari 2023

Mentri Sosial Awasi Langsung Distribusi Bantuan E-Warong di Kota Bogor

- Selasa, 4 Februari 2020 | 16:52 WIB

METROPOLITAN.id - Mentri Sosial (Mensos) Juliari Batubara mengecek langsung proses pendistribusian bantuan kepada warga melalui Warung Elekronik Gotong Royong (e-Warong) di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa (4/2). Juliari mengatakan, E-Warong merupakan kepanjangan tangan pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos) non tunai bagi warga tidak mampu. "Dengan sistem ini setiap bantuan sosial dan subsidi akan disalurkan secara non tunai menggunakan sistem perbankan," kata Juliari E-Warong sendiri sejatinya untuk mengurangi adanya penyimpangan, kemudahan kontrol, serta tepat sasaran, waktu dan jumlah dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat tidak mampu. "Jadi semua kita atur dan awasi secara elektronik. Ini semua untuk menekan kemungkinan adanya bantuan yang tidak tepat sasaran," paparnya.
-
Ketua E Warong Anggrek Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Ade Erni mengatakan, untuk awal, pihaknya memfokuskan memberikan bantuan kepada masyarakat berupa bahan pokok. Seperti beras, telur, sayur hingga daging. "Kita fokuskan kepada sembako dulu, biasanya nominal sembakonya Rp 150 ribu," terang Ade. Bantuan tersebut biasanya diberikan kepada masyarakat setiap bulan. Tak hanya sembilan bahan pokok, disetiap bulannya juga Kelompok Penerima Manfaat (KPM) bisa mengajukan kebutuhan yang beragam, selama itu kebutuhan pokok masyarakat. "Bisa juga diubah sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah itu," ujarnya. Untuk jumlah anggota penerima bantuan pada E Warong Anggrek Kelurahan Muarasari, ada sebanyak 817 penerima. Terdiri dari dua kelurahan yakni Muarasari dan Pakuan. "Ada 817 penerima dari dua kelurahan. Kelurahan Pakuan ada 161 KPM, Kelurahan Muarasari ada 653 KPM. Semua didata berdasarkan dari dari Dinas Sosial," beber Ade. Untuk mendapatkan bantuan tersebut, sambung Ade, masyarakat cukup membawa kartu khusus E Warong. Nantinya kartu tersebut digesek layaknya kartu ATM. "Digesek, keluar struk belanja. Struk tersebut nantinya bisa langsung ditukarkan dengan sembako yang ada disini, dengan nominal Rp 150 ribu. Kami jamin harga sembako disini lebih murah dari harga di pasaran. Untuk mendapatkan kartu ini, setiap warga harus terdaftar dalam data penerima bantuan yang ada di Dinas Sosial," tandasnya. (ogi/a/fin)

Editor: Arifin

Tags

Terkini

Sabtu Pagi Bogor Diguncang Gempa, Ada yang Terasa?

Sabtu, 4 Februari 2023 | 09:50 WIB

Menghilangkan Bau Durian Secara Ampuh, Begini Tipsnya

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:11 WIB
X