Rabu, 1 Februari 2023

Siang Ini Jokowi Umumkan Hasil Investigasi Tragedi Maut Kanjuruhan

- Jumat, 14 Oktober 2022 | 07:55 WIB
JOKO WIDODO
JOKO WIDODO

METROPOLITAN.id – Presiden Ri Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pihaknya bakal mengumumkan hasil investigasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) soal tragedi Kanjuruhan, Malang, siang hari ini (14/10). Jokowi menuturkan, sejatinya TGIPF akan menyerahkan hasil investigasi pada Jumat (14/10) pagi. Sehingga hasilnya baru bisa diumumkan pada siang harinya. “Laporan tim gabungan independen pencari fakta Jumat pagi. Jadi saya baru bisa menyampaikan jumat siang,” kata Jokowi dikutip dari bola.net, Jumat (14/10). Terkait segala isu mengenai Tragedi Kanjuruhan, presiden meminta semua pihak bersabar. Jokowi meminta tidak ada spekulasi liar apapun yang beredar. “Laporan dari TGIPF belum, jadi belum sampai ke mana-mana. Jangan sampai ke mana-mana dulu,” tandas Jokowi. Diketahui tragedi Kanjuruhan Malang menelan 132 nyawa penonton laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022 lalu. Tragedi sepak bola paling kelam di Asia ini juga menyebabkan 583 orang terluka. Sebanyak 33 orang di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kepolisian pun sudah menetapkan enam orang sebagai tersangka atas tragedi sepak bola paling mematikan kedua di dunia ini. Ketua TGIPF Mahfud MD, mengatakan bakal merampungkan laporan hasil investigasi tragedi Kanjuruhan dan menyerahkan ke Presiden Jokowi pada Jumat (14/10/2022) pekan ini. Kesimpulan investigasi TGIPF disusun mulai Rabu (12/10/2022). Mahfud Md memastikan investigasi TGIPF Kanjuruhan bisa rampung dengan cepat. Presiden Jokowi sebelumnya meminta TGIPF menyelesaikan investigasi kurang dari sebulan. "Jadi kalau dulu kami minta satu bulan, presiden menyatakan kalau bisa dua minggu, kami insyaallah lebih cepat lagi 10 hari saja, artinya hari Jumat ini sudah bisa diserahkan," lanjut Mahfud. Mahfud akan berkoordinasi dengan FIFA terkait aturan pelaksanaan pertandingan sepak bola. FIFA akan mengutus timnya ke RI untuk membahas hal tersebut. "Bila ada sesuatu yang perlu dikoreksi terkait aturan yang ditetapkan oleh FIFA dalam pelaksanaan di lapangan, maka konsolidasinya di tingkat kami akan kita bicarakan dengan pihak FIFA yang akan mengutus timnya kesini untuk melakukan penataan ulang terhadap pesepakbolaan di Indonesia," ujarnya. Ia menrangkan bahwa apaila ada kesalahan dengan peraturan sepak bola, pihaknya akan merekomendasikan ketentuan hukum baru.  Ia ingin memastikan pertandingan sepak bola Indonesia bisa berjalan sehat. "Tapi bila kesalahan itu terkait dengan aturan perundang-undangan kita di dalam negeri maka kita akan merekomendasikan terobosan hukum baru untuk memastikan agar jalannya pertandingan sepakbola dan kompetisi nasional sepakbola berjalan sehat dan bertanggung jawab," tutup Mahfud. (bol/ryn)

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

Ikuti Workshop Bisnis bjb PESATkan UMKM di Palembang

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:26 WIB
X