Minggu, 26 Maret 2023

Selain Sambutan Bima Arya, Dua Atribut Parpol 'Nyusup' di BSF CGM 2023, Bawaslu Kota Bogor: Kami Akan Panggil

- Rabu, 8 Februari 2023 | 09:42 WIB
Salah satu atribut Parpol yang terpampang dalam perhelatan BSF CGM 2023.
Salah satu atribut Parpol yang terpampang dalam perhelatan BSF CGM 2023.

METROPOLITAN.id - Dibalik sambutan Wali Kota Bogor, Bima Arya di perhelatan Bogor Street Festival Cap Go Meh (BSF CGM) 2023 yang dinilai masuk ke dalam pelanggaran Pemilu memunculkan fakta baru.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bogor juga mencatat ada dua temuan atribut partai politik (Parpol) yang terpampang alias menyusup di perhelatan BSF CGM 2023.

Pertama, atribut Parpol yang terpampang yakni ucapan Selamat Tahun Baru Imlek dari Wakil Ketua DPRD Kota Bogor sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata.

Di mana, ucapan dalam bentuk banner ini terpampang logo partai termasuk pimpinan PDI Perjuangan di tingkat Provinsi Jawa Barat hingga Pusat.

Kemudian, untuk kedua ada atribut Parpol berbentuk kalender yang dibagikan kepada warga, yang menghadiri perhelatan Bogor Street Festival CGM 2023.

Di mana, kalender itu berisikan foto dua orang, satu gambar Anies Baswedan dan satu lagi diduga bernama Tri Riyanto dengan tulisan di bawah Caleg DPRD Partai Nasdem Dapil Bogor Timur-Tengah.

Anggota Bawaslu Kota Bogor, Firman Wijaya menuturkan bahwa temuan ini merupakan hasil pengawasan yang dilakukan dalam perhelatan BSF CGM 2023.

"Jadi kemarin itu sebenarnya Bawaslu menurunkan Pengawas Kecamatan untuk mengawasi kegiatan tersebut, memang titik-titiknya berbeda," kata Firman Wijaya kepada wartawan, baru-baru ini.

"Kalau saya bersama Panwascam Bogor Utara menemukan ada dugaan pembagian kalender dari Bacaleg. Justru yang sedang (kami) tindaklanjuti yang pembagian kalender di Jalan Siliwangi," sambung anggota Bawaslu Kota Bogor ini.

Sebab, dilanjutkan Firman Wijaya, temuan kalender ini sudah masuk dalam kategori pelanggaran Pemilu.

"Gak boleh dan itu sudah kampanye karena dia membagikan. Ini akan kami panggil dan minta klarifikasi," ucap Firman Wijaya.

Sementara, ditambahkan anggota Bawaslu Kota Bogor, untuk banner ucapan Hari Raya itu tidak masuk dalam kategori pelanggaran Pemilu.

"Kalau atas nama Ketua dan Sekretaris Partai itu beda dan masih boleh, tapi kalau Bacaleg itu kita tegur," ujar Firman Wijaya.

Halaman:

Editor: Muhammad Reza Malik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X