Rabu, 8 Februari 2023

Proyek Jembatan Rp2,4 M Terancam Molor

- Rabu, 21 November 2018 | 08:10 WIB

METROPOLITAN  -   Proyek Jembatan Kali Cileuleuy di Kampung Babakanpendeuy, RT 01/01, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, terancam molor. Progres perbaikan jembatan penghubung dua kecamatan yakni Ciambar dengan Parungkuda itu baru sekitar 45 persen. Pekerjaan jembatan selebar empat meter dan panjang 20-30 meter itu dibiayai dari bantuan hibah BNPB Pusat Rp2,4 miliar. Ditargetkan jembatan itu rampung pada 22 Desember 2018. Konsultan Pengawas CV Tirta Mentari Ahmad Sayuti mengatakan, pekerjaan pembangunan jembatan itu sudah berjalan 12 minggu dan baru mencapai 45 persen lebih. ”Dari target rencana kerja 120 hari kalender kerja atau empat bulan saat ini progresnya baru mencapai 45 persen,” jelasnya. Namun, Ahmad mengaku hal tersebut belum dihitung secara pasti, hanya kira-kira sudah di atas 45 persen. ”Kami tidak berani nilai sembarangan soal persentase bangunan meskipun datanya sudah ada,” katanya. Ahmad menuturkan, pelaksanaan tersebut berjalan lancar, hanya faktor cuaca saja yang menjadi indikator kendala dalam pelaksanaan teknis pembangunan. Seperti hujan deras yang membuat para pekerja tidak berani melanjutkan pekerjaan. ”Kalau cuaca bagus mungkin pelaksanaan sesuai jadwal yang sudah ada. Namun jika mundur dari jadwal pelaksanaan maka CV Akbar Bahtera Abadi akan menambahkan tenaga kerja untuk lembur. Karena kalau tidak seperti itu, ada kemungkinan bisa mundur,” ungkapnya. Sementara itu, salah seorang pemerhati pembangunan Sukabumi, Subagio, menilai pekerjaan tersebut diperkirakan akan mundur. Sebab baru mencapai 45 persen, sementara waktu sudah masuk di pertengahan November. Padahal di akhir Desember harus selesai. ”Kalau yang tertera di banner itu 120 hari kerja, sudah tentu dalam pelaksanaannya harus beres 120 hari. Tapi saat ini pekerjaan sudah masuk di pertengahan November dan pekerjaan baru 45 persen,” kata Subagio kepada Metropolitan, kemarin. Apalagi, lanjut Subagio, sekarang sudah musim hujan. Ia pesimis proyek rampung tepat waktu. ”Kira-kira terkejar nggak ya sampai 22 Desember nanti?” kata anggota Tim Sebelas Pemerhati Pembangunan itu. (kng/hep/els/run)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Pesawat Susi Air Dibakar, Pilotnya Disandera OPM

Rabu, 8 Februari 2023 | 09:04 WIB
X