Rabu, 8 Februari 2023

Nggak Usah Ngabuburit, Yuk Isi Ramadan dengan Ngaji di Rumah

- Minggu, 11 April 2021 | 14:15 WIB
Sekretaris MUI Kota Bogor H Ade Sarmili. (Fadil/Metropolitan)
Sekretaris MUI Kota Bogor H Ade Sarmili. (Fadil/Metropolitan)

METROPOLITAN.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berupaya menekan angka Covid-19 saat Ramadan dengan melarang kegiatan ngabuburit. Hal itu mendapat dukungan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor. Menurut Sekretaris Umum MUI Kota Bogor H Ade Sarmili, ada baiknya mengganti kegiatan ngabuburit yang sekedar nongkrong menunggu waktu berbuka puasa di luar rumah, dengan kegiatan yang lebih bermanfaat. Apalagi, ngabuburit berpotensi memicu kerumunan dan rentan penularan covid. Pihaknya mengajak masyarakat agar mengganti kegiatan tersebut dengan mengaji di rumah. "Itu (ngabuburit, red) kan kurang bermanfaat, jadi lebih baik tidak usah dilakukan. Ganti dengan kegiatan mengaji di rumah kan lebih baik," katanya kepada Metropolitan.id, Minggu (11/4). Ade Sarmili mengungkapkan meskipun pihaknya tidak bisa melarang, setidaknya masyarakat bisa lebih arif dalam menyikapi kegiatan di bulan Ramadan yang masih berada di situasi pandemi ini. "Kita memang tidak bisa melarang, tapi setidaknya masyarakat bisa lebih bijak lah dalam menjalani ibadah di bulan Ramadan," tegasnya. Terkait dengan kegiatan ibadah selama Bulan Ramadan, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor sudah mengeluarkan instruksi pelaksanaan ibadah. Diantaranya adalah meminta setiap masjid menyediakan dua orang yang bertugas untuk mengecek suhu jemaah sebelum masuk ke dalam masjid dan untuk memberikan hand sanitizer kepada jemaah. Jika nanti ada jemaah yang suhu tubuhnya diatas 37 derajat celcius pun akan diminta pulang ke rumah dan tidak diperkenankan ibadah di masjid guna mencegah penularan Covid-19. "Dalam pelaksanaannya pun jamaah diminta untuk membawa sajadah dan diwajibkan menggunakan masker," ungkapnya. Lebih lanjut, ia menerangkan untuk kegiatan ibadah seperti salat berjamaah dan salat tarawih agar dipersingkat waktunya dan menerapkan physical distancing. "Untum anak-anak dan lansia juga dilarang untuk mengikuti kegiatan ibadah di masjid. Ini semua kita lakukan untuk mencegah penularan Covid-19. Kan tidak elok kalau kegiatan keagamaan malah menjadi penyebab penularan Covid-19," pungkasnya.(dil/b/ryn)  

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

Pesawat Susi Air Dibakar, Pilotnya Disandera OPM

Rabu, 8 Februari 2023 | 09:04 WIB
X