Sabtu, 4 Februari 2023

Soal Seniman Jalanan di Bogor Belum Kebagian Vaksin Covid-19, Bima Arya: Prioritas, Tapi?

- Senin, 23 Agustus 2021 | 12:49 WIB

METROPOLITAN.id - Wali Kota Bogor, Bima Arya menjawab soal tuntutan seniman jalanan di Kota Hujan yang merasa dianaktirikan lantaran belum mendapatkan undangan mengikuti program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah. Menurut Bima, para seniman jalanan termasuk Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya tetap menjadi prioritas yang bakal mendapatkan program vaksinasi tersebut. "Iya kita akan mengarah kesana," kata Bima kepada wartawan, Senin (23/8). Meski begitu, orang nomor satu di Kota Bogor ini mengaku belum bisa memastikan kapan pelaksanaan vaksinasi terhadap PMKS dapat dilakukan. Karena, pihaknya terlebih dahulu harus menyiapkan targetnya seperti apa. Serta, mobilisasi dan mendatangkan mereka itu bagaimana. "Yang penting itu sekarang. Tapi targetnya semua akan di vaksin," ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno memastikan vaksinasi terhadap PMKS akan dijadwalkan sembari menunggu stok vaksin yang ada. "Vaksin yang kita terima itu bertahap. Intinya kita jadwalkan untuk percepatan gitu," kata Kadinkes. Disinggung soal data PMKS, Retno menuturkan bahwa pendataan untuk PMKS berada di ranah Dinas Sosial (Dinasos) Kota Bogor. "Untuk data terus bergerak, karena terus update, kalau ada vaksin saya jadwalkan cepet selesai," ujarnya. Sebelumnya, sejumlah seniman jalanan di Kota Bogor merasa dianaktirikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Musababnya, sampai saat ini mereka mengaku belum mendapatkan undangan mengikuti program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah. Seperti diungkapkan Ketua Keboen Sastra Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Bogor, Heri Matahari. Menurutnya, sebenarnya para seniman jalanan ini mau mengikuti program vaksinasi. Akan tetapi, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan undangan bahkan ajakan mengikuti program vaksinasi ini. "Setuju dan siap divaksin. Tapi benar-benar harus disiapkan, jangan hanya jadikan kami sebagai pelengkap saja," kata Heri. "(Artinya) Ya memanusiakan manusia lah, ajak kami duduk bareng untuk ikut vaksin. Bangun harmonisasi antara pemerintah, untuk mengajak kami (mengikuti vaksin)," sambungnya. (rez)

Editor: M Reza Malik

Tags

Terkini

Sabtu Pagi Bogor Diguncang Gempa, Ada yang Terasa?

Sabtu, 4 Februari 2023 | 09:50 WIB

Menghilangkan Bau Durian Secara Ampuh, Begini Tipsnya

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:11 WIB

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X