Minggu, 5 Februari 2023

Survei Capres 2024 IndEX : Masuk Tiga Besar, Ridwan Kamil Lewati Anies dan Sandiaga Uno

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 22:57 WIB

METROPOLITAN.id - Kinerja Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil rupanya mendapat apresiasi masyarakat. Terbukti pada survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research terkait elektabilitas calon presiden 2024, di mana Ridwan Kamil mendapat dukungan cukup besar. Kang Emil, sapaan karibnya, meraih skor elektabilitas 13,8 persen. Melewati Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 7,5 persen, Menparekraf Sandiaga Uno dengan 6,9 persen dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 6,4 persen. Sementara Khofifah Indar Parawansa dan Puan Maharani, masing-masing mengumpulkan 1,7 persen dan 1,5 persen. Survei melibatkan 1.200 responden pada 21-30 September 2021. Responden diwawancarai via telepon secara acak di berbagai daerah di Indonesia. Peneliti indEX Research, Hendri Kurniawan mengungkapkan, pihaknya memonitor 13 nama tokoh yang diprediksi masuk bursa calon presiden (capres) tahun 2024. Selain Ridwan Kamil, ada Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. “Ganjar, Prabowo, dan RK menguasai tiga besar calon presiden, sedangkan Puan dan Airlangga merayap di papan bawah,” katanya dalam siaran tertulis, Kamis (7/10). Tokoh-tokoh lainnya yang masuk daftar, sesuai hasil survei indEX, ada Menteri Sosial RI Tri Rismaharini, Menteri BUMN Erick Thohir, Plt Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia Giring Ganesha, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD. Terkait hasil survei, Hendri menegaskan bahwa elektabilitas Ganjar dan Ridwan Kamil cenderung naik. Sebaliknya, elektabilitas Prabowo mulai turun. Ia berpendapat, hal ini memastikan kompetisi yang ketat antara Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo dalam bursa capres 2024. Walau demikian, lanjut Hendri, kans Prabowo maju sebagai capres masih jauh lebih besar, karena dia menjabat sebagai ketua umum partai politik. “Sementara Ganjar cenderung mendapat tekanan dari partainya sendiri, PDI Perjuangan,” tuturnya. Terpisah, pengamat politik dari Universitas Padjajaran (Unpad), Firman Manan menilai, apresiasi publik atas kinerja Kang Emil selama ini sebagai Gubernur Jawa Barat, turut mendongkrak popularitas sekaligus elektabilitasnya. “Ini (elektabilitas yang unggul, red) kembali kepada faktor kinerja positif yang ditorehkan Kang Emil,” ujarnya. Menurut Firman menampilkan sosok menteri dan ketua umum parpol dalam survei, bersama dengan kepala daerah, karena memang mereka yang mudah dikenal publik sebagai bahan survei. “Hal wajar, Kang Emil diadu dengan menteri atau ketum parpol. Ini menunjukkan, elektabilitas seseorang bermula dari dikenalnya dia oleh masyarakat,” katanya. Disinggung figur Kang Emil sebagai politisi yang bukan anggota parpol mana pun, Firman menyebutkan bahwa hal itu jadi kelebihan lain Kang Emil. Sebab bisa didukung oleh kekuatan parpol mana pun pada helatan Pilpres 2024. “Bahkan elektabilitas Kang Emil lebih unggul dari ketum parpol. Sehingga Kang Emil akan leluasa dan terbuka menerima dukungan partai mana saja,” tuntasnya. (ryn)

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

New BMW X7 Rilis di Indonesia, Harganya Fantastis!

Minggu, 5 Februari 2023 | 13:21 WIB

Nikmatnya Mie Ayam khas Jepang di Depok, Penasaran?

Minggu, 5 Februari 2023 | 09:18 WIB

Coba Yoga Vinyasa Yuk, Ini Tipsnya buat Pemula

Minggu, 5 Februari 2023 | 08:32 WIB
X