Sabtu, 4 Februari 2023

Nggak Punya e-SPPT? Warga Bogor Nggak Bisa Dapat Diskon hingga Penghapusan Denda Pajak PBB

- Selasa, 1 Februari 2022 | 17:42 WIB
Kepala Bapenda Kota Bogor Deni Hendana. (Ryn/Metropolitan)
Kepala Bapenda Kota Bogor Deni Hendana. (Ryn/Metropolitan)

METROPOLITAN.id - Warga Kota Bogor kini 'dipaksa' untuk mendaftarkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang secara elektronik (e-SPPT) untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), jika ingin mendapatkan berbagai program relaksasi atau stimulus di masa pandemi Covid-19. Mulai dari diskon pembayaran pokok pajak hingga penghapusan denda. Menurut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor Deni Hendana, hal itu sesuai Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 7 tahun 2022. "Diskon PBB hanya untuk WP (Wajib Pajak, red) yang sudah mendaftarkan e-SPPT PBB-P2," katanya saat dihubungi Metropolitan.id, Selasa (1/1/2022). Menurutnya, program relaksasi di tengah pandemi seperti beberapa tahun lalu masih terus dilakukan untuk menggenjot pendapatan dari sektor pajak daerah. Salah satunya PBB-P2. "Besok (2/1/2022) launching penyampaian PBB-P2 dengan e-SPPT, sekaligus pemberian stimulus pengurangan PBB, penghapusan denda oleh pak wali," tandas Deni. Sehingga, kata dia, berbagai relaksasi seperti pengurangan hanya diberikan kepada wajib pajak yang sudah mendaftarkan e-SPPT. "Maka bagi wajib pajak yang ingin mendapat pengurangan, maka daftarkan dulu e-SPPT di laman Bapenda Kota Bogor," jelasnya. Secara umum, sambung Deni, total angka piutang PBB-P2 di Kota Bogor sampai 31 Desember 2021 sudah berkurang. Namun memasuki tahun 2022, angka itu bertambah lagi karena dari tambahan ketetapan tahun 2021, yang menjadi piutang di tahun 2022. "Datanya lengkapnya ada di bidang penagihan. Yang jelas secara total angka piutang sampai dengan 31 Desember 2021 berkurang. Tetapi memasuki 2022 bertambah lagi karena dari tambahan ketetapan tahun 2021, yang menjadi piutang di tahun 2022," tegas Deni. Pengurangan hanya diberikan kepada Wajib Pajak yang sudah mendaftarkan e-SPPT. Untuk itu bagi WP yang ingin mendapatkan pengurangan, maka daftarkan dulu e SPPT di laman Bapenda. Ia memerinci berbagai stimulus relaksasi yang diberikan bagi wajib pajak yang sudah mendaftarkan e-SPPT, diantaranya diskon pembayaran pokok pajak PBB tahun 2022. Untuk pembayaran pada Februari 2022 mendapat diskon 15 persen, lalu pada Maret mendapat diskon 10 persen dan pada pembayaran pada April 2022 mendapat diskon 5 persen. Kemudian, diskon 20 persen pembayaran pokok piutang pajak PBB dari tahun 2017 hingga 1992 jika dibayarkan pada periode Februari-Maret-April 2022. Terakhir, mendapat penghapusan denda pajak sampai dengan 2021. Sebelumnya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor menindak tegas Wajib Pajak (WP) membandel. Tim operasi gabungan kembali memasang papan teguran di sejumlah sebuah rumah mewah se-Kota Bogor yang belum melunasi kewajibannya membayar pajak, pada pekan lalu. Tim gabungan memasang papan pengawasan berbunyi 'Pemilik Objek Pajak Ini Menunggak Pajak Daerah'. Papan peringatan dipasang di bagian pintu gerbang dan pagar rumah mewah. Kepala Bidang Penagihan dan Pengendalian pada Bapenda Kota Bogor Anang Yusuf mengatakan, pemasangan plang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dilakukan sebagai upaya penagihan kepada wajib pajak yang tidak melunasi tagihan PBB-P2. “Pemasangan papan pengawasan di rumah wajib sudah dilakukan Senin lalu, 24 Januari 2022,” katanya, akhir pekan lalu.
-
Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan terhadap wajib pajak yang belum membayar PBB-P2 yang memiliki rata-rata piutang pajak bumi dan bangunan diatas 3 tahun dan nilai piutang diatas Rp50 juta. Sebelum pelaksanaan pemasangan papan pengawasan dilakukan, sambung dia, Bapenda Kota Bogor telah memberikan surat pemberitahuan kepada wajib pajak untuk segera menyelesaikan kewajiban membayar pajak sebanyak 3 kali. "Setelah itu, dilayangkan surat peringatan terkait akan dipasang papan pengawasan pajak,” tegasnya. Dalam batas waktu yang telah ditentukan, kata dia, ternyata wajib pajak tidak melaksanakan pembayaran. Beberapa lokasi pemasangan papan pengawasan PBB-P2 diantaranya di lokasi Kelurahan Cimahpar, Kelurahan Cibuluh, Kelurahan Ciparigi, Kelurahan Bantarjati, Kelurahan Ranggamekar Kelurahan Tajur dan Kelurahan Balumbangjaya. “Untuk pemasangan papan pengawasan pajak dilaksanakan oleh Bapenda didampingi Satpol PP Kota Bogor dan aparat wilayah serta kelurahan. Sehingga kondusif dan tidak ada perlawanan,” pungkasnya. (ryn)

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

Sabtu Pagi Bogor Diguncang Gempa, Ada yang Terasa?

Sabtu, 4 Februari 2023 | 09:50 WIB

Menghilangkan Bau Durian Secara Ampuh, Begini Tipsnya

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:11 WIB

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X