Rabu, 1 Februari 2023

Tahun Ini Pemkab Bogor Tak Sediakan Bansos Bagi Masyarakat yang Positif Covid-19

- Senin, 7 Februari 2022 | 12:55 WIB
Ilustrasi (dok:jawapos)
Ilustrasi (dok:jawapos)

METROPOLITAN.id - Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak menyediakan paket bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang terpapar Covid-19. Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor Supriyadi mengatakan, pada 2022 ini pihaknya tidak menganggarkan untuk bansos bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 khususnya bagi masyarakat yang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman). "Beberapa bulan yang lalu di tahun 2021, Dinas Sosial menganggarkan bantuan sosial untuk masyarakat yang Isolasi Mandiri (Isoman), tapi tahun 2022 belum ada anggarannya," kata dia. Supriyadi mengaku pihaknya akan merekomendasikan kepada kepala daerah untuk menganggarkan kembali bansos untuk masyarakat yang melakukan isoman. "Keputusannya kan di kepala daerah. Kita akan memberikan rekomendasi kepada Bupati, untuk nominal dan kuantitas bansos tergantung kebijakan kepala daerah," sambung dia. Ssbelumnya, Bupati Bogor, Ade Yasin memastikan bahwa Pemkab Bogor tidak akan menggarkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat tahun 2022. Menurutnya, bansos dari pemerintah pusat dan Pemprov Jawa Barat sudah cukup. "Tapi kita siapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), seperti untuk bencana alam dan lainnya. Termasuk untuk bansos jika memang dibutuhkan," kata Ade Yasin. Ade beralasan, Pemkab Bogor tidak menyiapkan alokasi khusus bansos, pasalnya pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyiapkan anggaran dan Pemprov Jabar pun setali tiga uang. "Jadi kalau ke bansos semua, nanti sektor lain tidak kebagian. Jangan tergantung pada bansos. Kan sudah ada dari pusat dan provinsi. Kalau semua ke bansos yang lain tidak terakomodir," paparnya. Ade mengakui, Pemkab Bogor yang memiliki program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) dirasa bisa membantu masyarakat, yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi yang tak kunjung berkesudahan. "Samisade itu semangatnya pada karya. Jadi uang dikelola desa untuk membangun infrastruktur tapi dikerjakan oleh masyarakat. Nanti mereka dibayar pakai samisade," ungkapnya. (mam)

Editor: Imam Marco

Tags

Terkini

Ikuti Workshop Bisnis bjb PESATkan UMKM di Palembang

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:26 WIB
X