Sabtu, 28 Januari 2023

Peringati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Bogor, Kemen LHK Libatkan Pramuka Jadi Lokomotif Perbaikan Lingkungan Hidup

- Minggu, 5 Juni 2022 | 18:14 WIB

METROPOLITAN.id - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) menggelar acara peringatan Hari Lingkungan Hidup se-dunia tahun 2022 di Bendungan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor pada Minggu (5/6). Dalam kegiatan ini turut hadir Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup dan Kehutanan Cicilia Sulastri, Sekjen Kwarnas Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Utomo hingga Wakil Wali Kota Bogor yang juga Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor Dedie A Rachim. Dalam sambutannya, Cicilia Sulastri yang menggantikan Wakil Menteri LHK Alue Dohong menuturkan, bahwa pada peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia pada tahun ini Kemen LHK mengusung tema satu bumi untuk masa depan. Maka, untuk menjamin keberlanjutan dan kehidupan generasi mendatang, Kemen LHK melibatkan Gerakan Pramuka menjadi pelopor gerakan ramah lingkungan bagi generasi muda dan masyarakat. "Untuk menjamin keberlanjutan dan kehidupan generasi mendatang itu dibutuhkan gerakan sosial yang kuat dan meluas," kata Cicilia Sulastri, Minggu (5/6). "Pramuka yang dekat dengan gerakan sosial tersebut diharapkan dapat turut serta berperan dalam kebaikan lingkungan hidup, demi kelangsungan hidup di masa yang akan datang," sambungnya. Selain itu, dilanjutkan Cicilia Sulastri, dengan mengajak Gerakan Pramuka Indonesia menjadi lokomotif perbaikan dan pemeliharaan lingkungan hidup di negeri ini, diharapkan pramuka menjadi green inspirator untuk masyarakat banyak. Apalagi, Pramuka saat ini beranggotakan kurang lebih dari 25 juta jiwa sesuai data Kwarnaa pada 2020 lalu. Sehingga, ini merupakan aset besar bangsa untuk mencetak kader-kader berwawasan lingkungan hidup. "Maka dari itu Pramuka patut menjadi garda terdepan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan yang hijau, bersih, indah dan asri," ucap dia. "Gerakan pramuka adalah gerakan kader pemimpin masa depan bangsa, hijaunya pramuka adalah hijaunya negara," ujarnya. Sementara itu, Dedie A Rachim menyambut baik kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia sekaligus acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Gugus Depan Ramah Lingkungan Regional 2 (Jawa-Bali-Nusa Tenggara). Karena, pekerjaan rumah setiap negara dalam menjaga bumi khususnya terkait lingkungan hidup saat ini semakin berat. Di mana, semua dunia sudah berkomitmen dalam lima tahun ke depan agar tidak membuat kenaikan suhu bumi sekitar 2 derajat celcius. Untuk itu, ia sepakat agar Gerakan Pramuka dapat mendorong anak-anak muda saat ini agar mengetahui pentingnya kebersihan, cara menghargai alam hingga mencintai lingkungan. "Insya Allah kalau ini tercapai, kita akan dianggap juga sebagai bangsa yang beradab," kata Dedie A Rachim. "Sementara kalau saat ini kita belum sampai kalau dari ukuran dunia. Karena kita belum pernah menyelenggarakan olimpiade," ucapnya. "Jadi ini PR kita mudah-mudahan direspon oleh semua orang dan mudah-mudahan dimulai dari Bogor kita bisa mengingatkan Indonesia bahwa kita perlu terus menjadikan bangsa kita terhormat, dihargai dan juga menghargai lingkungan," tandas Dedie A Rachim. (rez) 

Editor: M Reza Malik

Tags

Terkini

X