Sabtu, 4 Februari 2023

Asik Nih Ada Relaksasi Pajak di Bogor, Buruan Ikut

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 13:41 WIB

METROPOLITAN.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor memberlakukan program relaksasi pajak daerah tahun 2022. Berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk mengoptimalkan pendapatan pajak. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk ikut serta dalam program pemutihan tahun 2022, melakukan kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor. Selain itu, ia mengimbau masyarakat memutasikan kendaraan yang dimiliki yang berada di wilayah Kabupaten Bogor menjadi plat F Kabupaten Bogor, serta melakukan balik nama kendaraan menjadi atas nama sendiri yang masih memiliki kendaraan atas nama orang lain. Ia juga meminta para camat, lurah dan kepala desa ikut membantu menyosialisasikan program ini kepada masyarakat melalui media sosial (medsos). "Mari kita manfaatkan berbagai kemudahan yang disediakan Pemkab Bogor maupun Pemprov Jabar selagi masih ada waktu. Kita akan terus monitor agar tersosialisasikan dengan masif," ujar Burhanudin saat kegiatan Sinergi dan Kolaborasi Optimalisasi Pajak Daerah di Gedung BJB Cibinong, Jumat (22/7). Menurutnya, program relaksasi pajak daerah yang dilakukan Pemkab Bogor berupa pengurangan pokok piutang PBB-P2 sebesar 20 perssn dan penghapusan sanksi administratif PBB-P2 sampai dengan tahun pajak 2017, diberikan kepada wajib pajak yang melakukan pembayaran sampai 31 Desember 2022. Selanjutnya, penghapusan sanksi administratif PBB-P2 untuk tahun pajak 2018 sampai dengan tahun pajak 2021 bagi yang melakukan pembayaran sampai dengan 31 Agustus 2022. Pemprov Jawa Barat, juga memberikan relaksasi pajak melalui program pemutihan tahun 2022 yang sudah dimulai tanggal 1 Juli sampai dengan 31 Agustus 2022. “Semoga penerimaan pajak daerah Kabupaten Bogor dapat semakin meningkat untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat,” harapnya. Burhanudin mengingatkan, Bappenda dan seluruh perangkat daerah penunjang pendapatan daerah harus kreatif dan terus berinovasi mencari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat wajib pajak. Ia meminta seluruh perangkat daerah, camat, kades/lurah dan para ASN berperan aktif menghimpun potensi pendapatan yang berada di bidang atau wilayah kerjanya masing-masing. “Selain itu diperlukan juga dukungan dan peran aktif stakeholder serta sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jabar maupun Kabupaten Bogor untuk bersama-sama mengoptimalkan pendapatan pajak,” ungkap Burhanudin. Ia menjelaskan, saat ini telah memasuki triwulan ketiga tahun 2022. Per 18 juli 2022, Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor baru terealisasi sebesar Rp4,2 triliun atau 50,11 perseb dari target yang ditetapkan. "Realisasi PAD sebesar Rp1,9 triliun atau 61,1 persen, sedangkan dari pendapatan transfer baru terealisasi sebesar Rp2,3 triliun atau 43,12 persen,” tandasnya. (fin)

Editor: Arifin

Tags

Terkini

Sabtu Pagi Bogor Diguncang Gempa, Ada yang Terasa?

Sabtu, 4 Februari 2023 | 09:50 WIB

Menghilangkan Bau Durian Secara Ampuh, Begini Tipsnya

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:11 WIB

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X