Sabtu, 28 Januari 2023

Buruan! Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Bogor Berlaku hingga 31 Agustus

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 16:42 WIB

METROPOLITAN.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) meberlakukan program relaksasi pajak tahun 2022. Salah satunya adalah pemutihan pajak kendaraan bermotor yang dimulai sejak 1 Juli hingga 31 Agustus 2022. Kepala Bappenda Jawa Barat, Dedi Taupik mengatakan, sinergi dan kolaborasi antara Pemkab Bogor dengan Pemprov Jabar sangat penting untuk mengoptimalisasi pajak daerah Kabupaten Bogor dan Provinsi Jabar. Ia berharap relaksasi pajak, salah satunya PBB dan pemutihan pajak kendaraan bermotor, bisa mendorong peningkatan pajak, baik di Kabupaten Bogor maupun Provinsi Jabar. "Kami minta agar masyarakat manfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang dimulai sejak tanggal 1 Juli hingga 31 Agustus 2022 ini dengan baik,” kata Dedi. usai kegiatan Sinergi dan Kolaborasi Optimalisasi Pajak Daerah di Gedung BJB Cibinong, Jumat (22/7). Sementara itu, Pimpinan Bank Jabar Banten (BJB) Wilayah Cibinong, Budi Jamaludin mengapresiasi kolaborasi antara Pemkab Bogor dengan Pemprov Jabar. Langkah ini berkontribusi besar dalam meningkatkan daya tarik masyarakat sebagai wajib pajak dalam meningkatkan pembayaran pajak. Pihaknya juga memberikan dukungan kemudahan layanan pembayaran pajak melalui Aplikasi BJB Digi yang terintegrasi dengan aplikasi SAMBARA. "Layanan E-Samsat bisa dilakukan melalui layanan yang telah bekerjasama dengan Bank BJB baik Indomaret, Alfamart, Tokopedia, Buka Lapak, dan sebagainya. Selain e-samsat untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor, bank BJB pun mempunyai produk lainnya yaitu t-samsat yang merupakan produk tabungan khusus pembayaran PKP tahunan yang dimiliki BJB," terangnya. Dengan menggunakan T-Samsat wajib pajak tidak perlu lagi mengantre. Sebab, pembayaran dilakukan secara otomatis melalui sistem auto debit kepada tabungan samsat. Wajib pajak juga dapat terhindar dari denda keterlambatan akibat lupa pada saat waktu pembayaran. "Semoga dengan layanan E-Samsat dan T-samsat tersebut bank BJB dapat memberikan andil dalam optimalisasi pajak daerah serta membantu mempermudah masyarakat dalam menaikkan pembayaran pajak kendaraan bermotornya," harapnya. Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk ikut serta dalam program pemutihan tahun 2022, melakukan kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor. Selain itu, ia mengimbau masyarakat memutasikan kendaraan yang dimiliki yang berada di wilayah Kabupaten Bogor menjadi plat F Kabupaten Bogor, serta melakukan balik nama kendaraan menjadi atas nama sendiri yang masih memiliki kendaraan atas nama orang lain. Ia juga meminta para camat, lurah dan kepala desa ikut membantu menyosialisasikan program ini kepada masyarakat melalui media sosial (medsos). "Mari kita manfaatkan berbagai kemudahan yang disediakan Pemkab Bogor maupun Pemprov Jabar selagi masih ada waktu. Kita akan terus monitor agar tersosialisasikan dengan masif," ujar Burhanudin saat kegiatan Sinergi dan Kolaborasi Optimalisasi Pajak Daerah di Gedung BJB Cibinong, Jumat (22/7). Menurutnya, program relaksasi pajak daerah yang dilakukan Pemkab Bogor berupa pengurangan pokok piutang PBB-P2 sebesar 20 perssn dan penghapusan sanksi administratif PBB-P2 sampai dengan tahun pajak 2017, diberikan kepada wajib pajak yang melakukan pembayaran sampai 31 Desember 2022. Selanjutnya, penghapusan sanksi administratif PBB-P2 untuk tahun pajak 2018 sampai dengan tahun pajak 2021 bagi yang melakukan pembayaran sampai dengan 31 Agustus 2022. Pemprov Jawa Barat, juga memberikan relaksasi pajak melalui program pemutihan tahun 2022 yang sudah dimulai tanggal 1 Juli sampai dengan 31 Agustus 2022. “Semoga penerimaan pajak daerah Kabupaten Bogor dapat semakin meningkat untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat,” harapnya. Burhanudin mengingatkan, Bappenda dan seluruh perangkat daerah penunjang pendapatan daerah harus kreatif dan terus berinovasi mencari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat wajib pajak. Ia meminta seluruh perangkat daerah, camat, kades/lurah dan para ASN berperan aktif menghimpun potensi pendapatan yang berada di bidang atau wilayah kerjanya masing-masing. “Selain itu diperlukan juga dukungan dan peran aktif stakeholder serta sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jabar maupun Kabupaten Bogor untuk bersama-sama mengoptimalkan pendapatan pajak,” ungkap Burhanudin. Ia menjelaskan, saat ini telah memasuki triwulan ketiga tahun 2022. Per 18 juli 2022, Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor baru terealisasi sebesar Rp4,2 triliun atau 50,11 perseb dari target yang ditetapkan. "Realisasi PAD sebesar Rp1,9 triliun atau 61,1 persen, sedangkan dari pendapatan transfer baru terealisasi sebesar Rp2,3 triliun atau 43,12 persen,” tandasnya. (fin)

Editor: Arifin

Tags

Terkini

X