Rabu, 8 Februari 2023

Ini Motif Satpam Tega Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus di Bogor

- Selasa, 6 September 2022 | 14:53 WIB

METROPOLITAN.id - Pelaku pencabulan terhadap anak berkebutuhan khusus, AJ (23) mengungkapkan motif dirinya tega mencabuli korban di sekitaran danau yang ada di Perumahan Villa Bogor Indah, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Jumat (26/8) lalu. Pelaku yang berprofesi sebagai satpam ini berkilah tidak mengetahui bila korban berinisial GSN (13) itu memiliki kekurangan alias berkebutuhan khusus. "Gak tau saya sebelumnya juga. Gak tau (korban) punya keterbelakangan mental," kata pelaku saat dihadiri dalam jumpa pers di Mako Polresta Bogor Kota, Selasa (6/9). Adapun, menurut pelaku, kejadian tindak pencabulan ini bermula saat ia bersama rekan-rekannya tengah nongkrong di sekitaran danau. Kemudian, salah satu rekannya yang merupakan warga sekitar merayu dan mengajak berbincang dengan korban. Di tengah perbincangan itu, dirinya langsung meraba bagian payudara korban. "Pertama saya lagi nongkrong tuh disitu-tuh, terus orang pribumi disitu dia yang pertama ngerayu ngajakin doang ngobrol, terus ngobrol-ngobrol terjadilah kaya gitu," ucapnya. "(Melakukan tindak pencabulan) Di sekitaran danau, di tempat terbuka iya," ujar pelaku yang berprofesi sebagai satpam itu. Sementara itu, hingga saat ini korban masih mengalami trauma atas kejadian pencabulan tersebut. Korban pun masih dalam pendampingan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Bogor. "Kondisi korban pasti trauma ya, sekarang masih dalam pendampingan dari P2TP2A Kota Bogor, memulihkan korban dari trauma akibat perbuatan dari tersangka," kata Waka Polresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan. Sebelumnya, jajaran Polresta Bogor Kota berhasil mengamankan pelaku cabul terhadap Anak Berkebutuhan Khusus berinisal GSN (13). Pelaku yang berinisial AJ (23) itu diketahui berprofesi sebagai satpam. Waka Polresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan menuturkan, pelaku berhasil diamankan delapan hari setelah kejadian tindak pencabulan, tepatnya pada Jumat (2/9). "Kita amankan di jalan, di seputaran Warung Jambu. Karena dapat informasi yang bersangkutan pulang dari kerja menuju rumah," kata AKBP Ferdy dalam jumpa pers di Mako Polresta Bogor Kota, Selasa (6/9). Adapun, menurut AKBP Ferdy, untuk modus yang digunakan, pelaku membujuk korban dengan mengajak nongkrong. Kemudian, karena situasi dan tepat yang memungkinkan, pelaku memaksa korban sehingga terjadilah tindak pencabulan. "Ya jadi bujuk rayu saja, terus pada waktu itu korban sendiri sehingga terpedaya dengan bujukan daripada tersangka tersebut," ucap dia. "Pelaku sebelumnya tidak kenal, jadi di TKP itu lah melihat korban sendiri, pelaku yang bekerja sebagai satpam ini mendatangi korban, kemudian karena dia dipengarungi oleh hawa nafsu dan tertarik oleh korban ini sehingga dia melancarkan bujuk rayu dan terjadi lah kejadian pelecehan seksual itu," sambungnya. Atas perbuatannya, diyakini AKBP Ferdy, pelaku dijerat Pasal 76 E Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. "Paling lama 15 tahun penjara dengan ancaman denda uang maksimal Rp5 miliar. Dan saat ini tersangka masih dalam proses penyidikan lebih lanjut untuk segera diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum," ujar AKBP Ferdy. (rez)

Editor: M Reza Malik

Tags

Terkini

Pesawat Susi Air Dibakar, Pilotnya Disandera OPM

Rabu, 8 Februari 2023 | 09:04 WIB
X