Jumat, 3 Februari 2023

Polisi Amankan 18 Orang terkait Tawuran yang Tewaskan Remaja di Bogor

- Minggu, 18 September 2022 | 13:16 WIB

METROPOLITAN.id - Jajaran Polresta Bogor Kota berhasil mengamankan sebanyak 18 orang terkait tindak tawuran yang menewaskan seorang remaja bernisial FR (18) di kawasan Suryakencana, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Sabtu (17/9) dini hari. Dari ke-18 orang yang diamankan, aparat kepolisian menetapkan enam orang tersangka dalam kasus tawuran maut ini. "Setelah kejadian tersebut tim dari Satreskrim Polresta Bogor Kota beserta jajaran langsung menindaklanjuti, dan dalam waktu tidak lebih dari 1x24 jam, kami berhasil mengamankan sekitar 18 orang," kata Waka Polresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan dalam jumpa pers di Mako Polresta Bogor Kota pada Minggu (18/9). "18 orang ini terdiri dari dua kelompok yang terlibat tawuran, Athopink_Reborn dan Parung Destroyer. Dari 18 orang ini kita kelompokan kembali perannya masing-masing sehingga berdasarkan hasil penyidikan kami menetapkan 6 orang tersangka dan kita bagi dalam tiga kategori kelompok," sambungnya. Adapun, menurut AKBP Ferdy, peran dari ketiga kelompok yang ditetapkan menjadi tersangka diantaranya, kelompok pertama ada FS (19) selaku pelaku utama yang melakukan pembacokan dan RH (18) selaku pelaku yang menyuruh melakukan. Lalu, kelompok kedua ada MDV (14) dan IS (13) selaku pelaku yang turut serta melakukan. Terakhir, kelompok ketiga ada MM (16) dan IF (18) selaku pihak yang menguasai, menyimpan dan memiliki senjata tajam. "Kemudian untuk yang 12 (orang) lainnya sementara kita masih jadikan sebagai saksi, karena (saat kejadian) mereka memang ada disana, walaupun pada pelaksanaannya tidak ikut secara langsung dan hanya memantau dari jarak tertentu," ucap dia. Atas perbuatannya, dilanjutkan AKBP Ferdy, keenam tersangka ini dikenakan Pasal 76 C Jo Pasal 80 Undang-undang Nomor 35 tahun 204 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 2 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. "Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara. Dan terhadap tersangka yang membawa dan menyembunyikan senjata tajam diancam hukuman penjara maksimal 10 tahun," tandasnya. Sebelumnya, seorang remaja 18 tahun berinisial F dikabarkan tewas usai terlibat tawuran di Kota Bogor. Korban diduga meninggal akibat sabetan senjata tajam (sajam) di bagian dada. Informasi yang dihimpun, tawuran maut itu terjadi di kawasan Suryakencana, Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (17/9) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Tawuran tersebut melibatkan dua kelompok remaja. Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan membenarkan informasi tersebut. Saat ini, pihaknya tengah melakulan pengejaran kepada terduga pelaku. Selain itu, beberapa orang juga disebutnya sudah diamankan lantaran ikut terlibat dalam tawuran maut tersebut. "Sekarang Tim Reskrim sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Sementara sudah ada yang diamankan, sisanya masih dikejar dan lain-lain," kata Ferdy, Sabtu (17/9). Sementara untuk Jenazah korban, langsung dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta untuk dilakukan auto. Setelah itu, jenazah akan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. "Sementara dilakukan autopsi di Kramatjati. Setelah itu akan kita serahkan ke keluarga," tandasnya. (rez)

Editor: M Reza Malik

Tags

Terkini

Menghilangkan Bau Durian Secara Ampuh, Begini Tipsnya

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:11 WIB

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X