Minggu, 29 Januari 2023

Bogor Butuh 30 Ribu Linmas di 2024

- Kamis, 3 November 2022 | 14:54 WIB

METROPOLITAN.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor membutuhkan lebih dari 30 ribu personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) di 2024 mendatang. Kebutuhan tersebut untuk menunjang suksesi pemilu. Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan usai Apel Akbar Satuan Linmas se-Kabupaten Bogor di Lapangan Sirkuit Sentul, Kamis (3/11). Iwan menjelaskan, saat ini jumlah linmas yang terdata ada sekitar 4 ribu orang. Namun secara keseluruhan, jumlahnya bisa mencapai 10 ribu orang. Di Pemilu 2024 nanti, pihaknya diminta menyiapkan dua personel linmas di tiap-tiap tempat pemungutan suara (TPS). Artinya, Pemkab Bogor membutuhkan sekitar 30 ribu personel linmas karena jumlah TPS yang mencapai 15 ribu lebih. "Apel ini untuk menghadapi agenda besar 2024. TPS kita ada 15 ribu, kita diminta dua linmas di masing-masing TPS, jadi butuh 30 ribu linmas. Makanya yang sudah ada terdata itu 4 ribu, dan yang belum terdata ada 10 ribu, jadi masih kurang. Nanti kekurangannya kita minta bantuan TNI, Polri, Satpol PP dan lainnya supaya cukup," ujar Iwan. Iwan memastikan, personel linmas yang ada siap menyukseskan Pemilu 2024. Ke depan, ia juga mendorong agar insentif untuk linmas bisa ditingkatkan. "Kami ingin ke depan bagaimana tingkat kesejahteraan yang sudah direalisasikan ada penambahan jumlah dan nilai, sekarang kan satu desa 10 orang. Doakan Kabupaten Bogor kondusif dan jumlah belanja untuk Satuan Linmas juga bisa meningkat di tahun-tahun selanjutnya," harapnya. Ia juga meminta personel linmas bersikap tegas dan tak ragu-ragu. Bagi Iwan, linmas merupakan perwakilan pemerintah di tingkat desa sehingga tugas-tugasnya dilindungi negara "Linmas merupakan kekuatan yang kita dimiliki, bukan hanya Satpol PP. Linmas adalah pemberdayaan masyarakat yang ingin menjaga kemanan dan ketertiban. Saya juga sampaikan tadi ke mereka bahwa mereka dilindungi negara, bertindak tegas jangan takut, ada pemerintah yang mendukung karena linmas itu perwakilan pemerintah di desa," tegas Iwan. Iwan juga mengajak linmas untuk mengubah cara pandang dan berpikir. Linmas harus terhormat dan tidak diidentikan sebagai penjaga hajatan atau pesta pernikahan. "Jangan juga linmas itu dikenal cuma jadi tukang jaga hajatan, saya juga agak kurang sepakat, bukan tidak setuju. Ini yang kami ingin ubah mindsetnya bahwa linmas itu kekuatan untuk menjaga kemanan di desa," tandasnya. (fin)

Editor: Arifin

Tags

Terkini

Polres Bogor Gandeng Brimob Gencarkan Patroli Malam

Minggu, 29 Januari 2023 | 13:21 WIB
X