Sabtu, 4 Februari 2023

Update Korban Gempa Cianjur, 46 Orang Meninggal Dunia, 700 Orang Luka-Luka

- Senin, 21 November 2022 | 18:33 WIB
Dampak bencana gempa bumi Cianjur. (Tangkapan layar/IST)
Dampak bencana gempa bumi Cianjur. (Tangkapan layar/IST)

METROPOLITAN.id  - Gempa bumi magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur berdampak rusaknya rumah hingga akses jalan yang lumpuh. Bahkan, korban meninggal dunia dilaporkan sudah mencapai 46 orang dan 700 orang mengalami luka-luka. Hal itu diungkapkan Bupati Cianjur Herman Suherman. “Sementara korban meninggal dunia 46 orang, dan 700 orang lainnya luka-luka,” katanya dikutip dari radarcianjur.com, Senin (21/11). Bupati menyebutkan ada beberapa wilayah yang mengalami kerusakan paling parah akibat Gempa Cianjur. “Wilayah yang paling parah terdampak gempa, Cugenang, Warungkondang, Gekbrong dan Kota Cianjur,” tandasnya. Dampak dari Gempa Bumi di Cianjur, Senin (21/11/2022), pukul 13.21 WIB menyebabkan tiga titik di Kecamatan Cugenang mengalami longsor. Material longsoran menutup jalan, sehingga arus lalulintas lumpuh tak bisa dilalui kendaraan dari arah Puncak Bogor maupun sebaliknya. Laporan radarcianjur.com menyebut ada satu keluarga yang tertimbun di sebuah warung di pinggir Jalan Raya Cugenang. Material longsoran pun menimbun beberapa mobil yang terparkir di pinggir jalan. Salah satu pengendara sepeda motor Deni (46) mengatakan, ia terpaksa harus melewati jalan Simpang Galudra mengingat jalan menuju arah Cianjur ditutup. “Jalan sini karena ditutup ada longsor nutup jalan,” katanya. Ia mengaku berupaya untuk dapat keluar dari kemacetan karena khawatir dengan keluarganya. “Saya dengar di rumah saya dikawasan Cianjur Kota terdampak gempa sehingga buru-buru untuk pulang,” tandasnya. Guncangan Gempa Bumi Cianjur dari Sesar Cimandiri Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Satasiun Geofisika Bandung mencatat, gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur berkekuatan 5,6 magnitudo dengan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,86 derajat Lintang Selatan dan 107,01 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 11 kilometer. Dari hasil pemantauan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang diduga akibat aktivitas sesar Cimandiri. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser ( strike-slip). “Gempabumi ini dirasakan di Kota Cianjur dengan skala intensitas V-VI MMI (Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar). Garut dan Sukabumi IV-V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun). Cimahi, Lembang, Kota Bandung, Cikalong Wetan, Rangkasbitung, Bogor dan Bayah dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu),” ujar Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu. (rcjr/ryn)

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

Sabtu Pagi Bogor Diguncang Gempa, Ada yang Terasa?

Sabtu, 4 Februari 2023 | 09:50 WIB

Menghilangkan Bau Durian Secara Ampuh, Begini Tipsnya

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:11 WIB

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X