Minggu, 29 Januari 2023

UMK Kota Sukabumi 2023 Naik Jadi Rp2.756.923

- Jumat, 2 Desember 2022 | 15:01 WIB
NAIK: UMK Kota Sukabumi untuk 2023 mengalami kenaikan. Kesepakatan UMK tersebut disampaikan langsung Dewan Pengupahan Kota (Depeko) dan Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi.
NAIK: UMK Kota Sukabumi untuk 2023 mengalami kenaikan. Kesepakatan UMK tersebut disampaikan langsung Dewan Pengupahan Kota (Depeko) dan Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi.

METROPOLITAN - Kota Sukabumi menetapkan besaran angka Upah Minimum Kota (UMK) pada 2023 naik menjadi Rp2.756.923 dari sebelumnya Rp2.562.434. Kesepakatan UMK tersebut disampaikan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) dan Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi kepada Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. ”Alhamdulillah, telah disepakati bersama UMK tahun depan untuk Kota Sukabumi,” kata Fahmi usai menerima penetapan UMK dari Depeko dan Disnaker Kota Sukabumi di ruang utama Balai Kota Sukabumi, kemarin. Dari hasil kesepakatan nantinya, sambung dia, kemudian akan ditindaklanjuti kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk ditetapkan. ”Mudah-mudahan setelah ada penetapan nanti tetap kondusif, berjalan aman dan lancar,” harapnya. Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial pada Disnaker Kota Sukabumi, Ineu Nuraeni, menjelaskan, penetapan UMK 2023 di Kota Sukabumi ini sudah melalui beberapa tahapan. Di antaranya, melakukan rapat koordinasi dengan Depeko dalam menyikapi fenomena sekarang dan kadis sudah meeting dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jabar. ”Dari beberapa tahapan itu, tetap saja penentuan UMK itu kan dari pusat,” katanya. Meskipun ada gejolak, sejauh ini pengusaha ataupun pekerja sama-sama ingin menciptakan kondusivitas dalam penetapan UMK tersebut. Sehingga ketika ada ajuan kenaikan UMK yang ditetapkan dalam Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum 2023 tersebut, rentang alpha yang dihitung itu kan poinnya 0,1 sampai 0,30. ”Kita ambil jalan tengah dari poin yang dimaksud itu dengan kesepakatan rentang alpha yang dihitungkan itu 0,1 sampai 0,30 jadi diambil jalan tengah di poin, 0,25. Jadi dari Rp2.562.434 menjadi Rp2.756.923 atau naik sekitar Rp194 ribu,” ujarnya. Hasil kesepakatan UMK di Kota Sukabumi yang sudah tuntas ini, lanjut Ineu, saat ini tinggal menunggu ditetapkan Gubernur Jawa Barat pada 7 Desember 2022. Setelah itu baru akan dilakukan diseminasi kepada perusahaan. ”Yang jelas, sesudah adanya penetapan gubernur, kami akan lakukan pembinaan ke lapangan untuk melihat penerapan UMK apakah sudah sesuai atau belum di perusahaannya,” pungkasnya.(ms/suf/py)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

Polres Bogor Gandeng Brimob Gencarkan Patroli Malam

Minggu, 29 Januari 2023 | 13:21 WIB
X