Minggu, 29 Januari 2023

2024 Semua Sekolah Terapkan Kurikulum Merdeka

- Rabu, 7 Desember 2022 | 19:01 WIB
ILUSTRASI: Para siswa dan siswi memanfaatkan akses internet untuk sarana belajar. Meski memasuki tahun politik, Kemendikbudristek pastikan akan tetap menerapkan Kurikulum Merdeka.
ILUSTRASI: Para siswa dan siswi memanfaatkan akses internet untuk sarana belajar. Meski memasuki tahun politik, Kemendikbudristek pastikan akan tetap menerapkan Kurikulum Merdeka.

METROPOLITAN - Mende­kati tahun pemilu mulai ramai isu ’Ganti Menteri Ganti Ku­rikulum’. Kurikulum Merdeka yang sedang diimplementa­sikan di Indonesia diisukan akan berganti mengikuti per­gantian menteri. Lantas, ba­gaimana kelanjutannya? Kepala Badan Standar, Ku­rikulum dan Asesmen Pendi­dikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tek­nologi (BSKAP Kemdikbudri­stek), Anindito Aditomo, men­gungkapkan, Kurikulum Mer­deka sudah dirancang agar bisa berjangka lama atau sustainable. Dalam Temu Inovasi 14 di Thamrin Nine Ballroom, Ja­karta, Selasa (6/12), pihaknya menyatakan bila Kurikulum Merdeka dirancang agar ber­sifat umum dan bisa terus dievaluasi, diperbaiki dan diterjemahkan pada tiap sa­tuan pendidikan dan daerah. ”Jadi justru ketika kerangkanya itu fleksibel maka dia lebih sustain,” paparnya. Menurut Nino, panggilan akrabnya, pada setiap daerah terdapat perbedaan kebutuhan. Hal itulah yang menjadi ke­wenangan sekolah untuk me­neruskan kurikulum yang paling tepat. Kurikulum Merdeka Sudah Diadopsi di Separuh Satuan Pendidikan (KAPITALLL DAN BOLD YA NUUUUU) Nino juga menyinggung ke­tahanan atau sustainability dari Kurikulum Merdeka. Men­urutnya, sudah separuh sa­tuan pendidikan di Indonesia yang secara sukarela mene­rapkan Kurikulum Merdeka. Penerapan Kurikulum Mer­deka ini juga berbeda dengan kurikulum sebelumnya. Jika kurikulum sebelumnya langs­ung diimplementasikan se­cara nasional, maka Kurikulum Merdeka dikenalkan secara bertahap. ”Di tahun pertama kita laku­kan uji coba dulu pada 1.500 sekolah (di) tahun 2020 sam­pai 2021. Kemudian kita mem­buka opsi pada sekolah-seko­lah untuk mengimplementa­sikan. Ketika dibuka opsinya, langsung ada, saya lupa angka persisnya, 140.000 sekolah yang sukarela (menerapkan Kuri­kulum Merdeka),” ungkap Nino. ”InsyaAllah di tahun 2024 tanpa paksaan semua sekolah sudah menerapkan Kurikulum Merdeka,” lanjutnya. Lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu juga men­gungkapkan, meski berganti nama, yang terpenting adalah kerangka dari kurikulum ter­sebut. Kurikulum Merdeka sendiri telah berorientasi pada kemampuan literasi, matematika dan peng­embangan karakter. ”Namanya diubah pun kalau isinya sama ibaratnya bung­kusnya saja berubah isinya sama kita tidak masalah. Ka­rena semua sekolah sudah akan mengadopsi pada 2024,” ujar­nya. Akan tetapi, jika berubah secara totalitas akan sulit. Nino mengungkapkan, baik sekolah, guru dan murid akan membela kurikulum tersebut. ”Tiba-tiba ganti lagi secara total tentu yang akan menjadi pembela pertama adalah se­kolah-sekolah, guru-guru, dan anak-anak yang sudah mera­sakan manfaatnya di Kuriku­lum Merdeka itu,” jelasnya. Menurutnya, pemerintah pusat seharusnya tidak me­netapkan kurikulum yang terlalu detail. Karena kebera­gaman yang ada di Indonesia sangat banyak dan akan sulit jika disesuaikan pada tiap se­kolah. ”Justru karena fleksibel itu nanti kemanfaatannya akan lebih besar karena bisa dibuat relevan untuk semua daerah dan karena itu InsyaAllah kami percaya bahwa sustainability­nya (Kurikulum Merdeka) juga akan lebih terjangkau,” pung­kasnya. (dtk/rbg/els/py)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

214 SMP di Kabupaten Bogor Sudah Terapkan IKM

Jumat, 13 Januari 2023 | 19:01 WIB

Tunjangan Guru Daerah Khusus segera Cair

Senin, 9 Januari 2023 | 19:01 WIB

Disdik Bogor Larang Siswa Bawa Lato-lato ke Sekolah

Jumat, 6 Januari 2023 | 19:01 WIB

Tiap Tahun 2.000 Guru Daftar PGP

Rabu, 4 Januari 2023 | 19:01 WIB

SMAN 2 Cibinong Role Model Sekolah di Jawa Barat

Senin, 2 Januari 2023 | 19:01 WIB

Guru Madrasah Aliyah Dapat Bantuan Honor Rp6 Juta

Jumat, 30 Desember 2022 | 19:01 WIB

Mahasiswa Tetap Senang Kuliah Online

Kamis, 29 Desember 2022 | 19:01 WIB

P2G: Buka Rekrutmen Guru ASN

Selasa, 27 Desember 2022 | 19:01 WIB

Kuota SNPMB 2023 Diumumkan Dua Hari Lagi

Senin, 26 Desember 2022 | 19:01 WIB
X