Sabtu, 18 April 2026

Metode Baru Peredaran Obat Keras Daftar G di Kota Bekasi, Sering Kecoh Petugas

Ryan Muttaqien, Metropolitan
- Sabtu, 18 April 2026 | 11:25 WIB
Kasatres Narkoba Polres Metro Bekasi Kota Kompol Untung sebut ada metode baru peredaran obat keras  di Kota Bekasi yang sering mengecoh petugas (Mame)
Kasatres Narkoba Polres Metro Bekasi Kota Kompol Untung sebut ada metode baru peredaran obat keras di Kota Bekasi yang sering mengecoh petugas (Mame)

METROPOLITAN.ID - Peredaran obat keras menjadi perhatian serius bagi pihak Kepolisian.

Hal ini mengingat dampak dari penggunaannya yang sering kali mengawali sebuah tindak kejahatan.

Kasat Res Narkoba Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Untung Riswaji menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen untuk mewujudkan zero obat-obatan terlarang di wilayah Kota Bekasi.

Baca Juga: Sekolah Nyaris Roboh, Ratusan Siswa MTs Nurul Hasanah Sukabumi Belajar di Tengah Ancaman

"Oleh sebab itu, saya bersama jajaran Polsek terus berupaya melakukan penindakan," ujar Kompol Untung kepada media, pada Jumat 17 April 2026.

Kompol Untung juga mengungkap selama ini jaringan peredaran obat terlarang melalui toko yang disamarkan sudah sering kali dilakukan penindakan.

Namun, sekarang ini, peredarannya mulai menggunakan metode-metode baru untuk mengelabuhi petugas.

Baca Juga: 24 Acara di Jakarta 19 April 2026, Pagelaran Seni Besar-besaran di TMII hingga Arsenal Worldwide

"Namun, saat ini modus operandi sudah berubah. Peredaran kini lebih terbuka dan melibatkan kelompok-kelompok tertentu di masyarakat. Transaksi dilakukan secara langsung, dari orang ke orang. Jika kami menemukan indikasi tersebut, maka langsung kami lakukan pemanggilan dan tindakan lanjutan," ungkap Kompol Untung.

Kasat juga mengungkap bahwa ada beberapa wilayah di Kota Bekasi yang peredaran obat terlarang cukup tinggi yaitu kecamatan Bekasi Timur dan Rawalumbu.

Walaupun begitu, petugas kerap mengalami kesulitan dalam pengungkapannya karena metode peredaran atau transaksi obat keras yang berubah.

Namun, peredaran obat keras dapat di tekan berkat kolaborasi semua jajaran

"Terkait sistem transaksi seperti COD, memang ada tantangan dalam pendeteksiannya. Namun, kami mengandalkan informasi dari personel di lapangan. Kami sudah memahami ciri-ciri transaksi tersebut, seperti seseorang yang duduk kemudian didatangi oleh orang lain, termasuk anak-anak atau remaja," ungkap Dia.

Namun begitu, pasokan obat-obatan keras daftar G ini masih dilakukan pendalaman terkait dengan asalnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X