metropolitan-network

Isu Dualisme Kepemimpinan di Cianjur Kian Memanas, Ini Kata Staf Ahli Bupati Cianjur

Kamis, 16 April 2026 | 15:32 WIB
Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian (IST)

METROPOLITAN.ID - Isu dualisme kepemimpinan di Kabupaten Cianjur masih jadi perbincangan. Peran Bupati Cianjur dan Wakil Bupati seringkali memunculkan asumsi dualisme.

Saat dikonfirmasi, Staf Ahli Bupati Cianjur Staf Ahli Bupati Cianjur, Budi Rahayu, enggan memberikan keterangan ataupun komentar terkait isu tersebut.

"Kecuali terdapat pernyataan resmi yang secara langsung mencantumkan nama bupati,"' tegasnya kepada wartawan.

Baca Juga: Sukabumi Dikepung Bencana, Cuaca Ekstrem Sebabkan Akses Jalan Lumpuh dan Belasan Rumah Rusak

Dalam menjalankan tugasnya, Budi Rahayu menjelaskan bahwa perannya bersifat internal, khususnya dalam bidang penanganan dan ekonomi.

"Maka karena itu, ia tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan pernyataan kepada publik terkait isu tersebut,"ungkap dia.

Terkait pertanyaan mengenai pembangunan dan ekonomi, ia juga tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Mengingat terdapat pihak lain yang berwenang dalam bidang tersebut, yaitu Asisten Pembangunan dan Ekonomi.

Ia menegaskan bahwa sikap kehati-hatian ini diambil untuk menghindari kesalahan dalam penyampaian informasi maupun potensi hal-hal yang tidak diinginkan.

Masih ujarnya, dalam pelaksanaannya, kontribusi yang diberikan lebih bersifat berupa masukan internal, yang dalam beberapa hal juga perlu disampaikan secara tertulis.

Dengan demikian, ia menegaskan bahwa tidak dapat memberikan keterangan kepada media terkait hal-hal yang bersifat di luar kewenangannya.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur melaksanakan rotasi dan pelantikan pejabat eselon II sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi serta penguatan kinerja pemerintahan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian periode 2025–2030.

Pelantikan sebelumnya tersebut, Budhi Rahayu Toyib,, resmi dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.

Penunjukan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan peran aparatur sipil negara yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya.

Sebelum mengemban jabatan tersebut, Budhi Rahayu Toyib telah memiliki rekam jejak panjang dalam struktur pemerintahan di Kabupaten Cianjur.

Halaman:

Tags

Terkini