“Ini langkah yang sangat baik dan bisa menjadi contoh. Tidak hanya mendidik secara agama, tetapi juga membantu mengurangi pengangguran. Tahun ini sekitar 500 mahasantri sudah terserap di pasar kerja global,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Bogor dan BPS Kawal Ketat Validasi PBI JK, Melalui Ground Check Peserta Non Aktif
Pemerintah juga akan terus mendukung penyaluran tenaga kerja melalui jalur resmi dengan melibatkan kementerian terkait.
Selain itu, penguatan sektor lain seperti pariwisata juga tengah disiapkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemkot Sukabumi bahkan memiliki visi menjadikan kota ini sebagai destinasi wisata budaya. Pertunjukan seni khas Al-Fath seperti Maung Bodas dan Boles direncanakan menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Baca Juga: Antisipasi Pohon Tumbang dan Longsor, Warga Sukanagara Imbau Pengendara Waspada Saat Hujan
“Kita ingin wisatawan datang dan menikmati budaya lokal. Gedung Akher akan segera direnovasi, ditambah perbaikan infrastruktur jalan agar pengunjung lebih nyaman,” tambahnya.
Kolaborasi antara pesantren dan pemerintah ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, program ini juga berpotensi mengharumkan nama Sukabumi di kancah internasional melalui tenaga kerja yang kompeten dan berakhlak. (Bim)