Minggu, 5 Februari 2023

Jatuh pada 15 Februari 2022, Bogor Street Festival CGM Tahun Ini Digelar Terbatas

- Jumat, 11 Februari 2022 | 17:19 WIB

METROPOLITAN.id - Di tengah suasana Covid-19 di Kota Bogor, Bogor Street Festival yang bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh (CGM) alias 15 hari setelah Tahun Baru Imlek, akan digelar di pelataran Vihara Dhanagun, Babakanpasar, Kecamatan Bogor Tengah, pada Selasa (15/2) mendatang. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Bogor Street Festival CGM 2022 akan digelar terbatas dan menerapkan protokol kesehatan ketat mengingat kondisi pandemi Covid-19 belum usai. Serta penerapan PPKM level 3 di Kota Bogor. Ketua Panitia Pelaksana Bogor Street Festival CGM 2022, Arifin Himawan menyampaikan panitia sepakat menyelenggarakan Bogor Street Festival CGM 2022 dalam bentuk dua kegiatan yang berkesinambungan, yakni live streaming atau live taping dan live streaming atau live telecast. Menurutnya, Live streaming yang disiarkan pada Selasa (15/2) pukul 18.10 WIB, meliputi doa bersama dari enam tokoh agama beserta atraksi seni budaya dari beberapa daerah secara pre recorded. Selain itu, diperkaya dengan atraksi seni budaya Tionghoa mulai dari KieLin, Liong dan Barong serta sajian dari para budayawan Sunda Kota Bogor. Arifin menuturkan bahwa masyarakat dapat menyaksikan rangkaian acara secara virtual. Panitia akan menyediakan kanal media sosial melalui tautan https://www.youtube.com/c/CGMBogorStreetFest-PestaRakyatBogor Ahim, sapaan karibnya menambahkan, berkenaan live streaming diselenggarakan di pelataran Vihara Dhanagun. Karena keterbatasan pula, panitia hanya mengundang tamu dalam jumlah yang disyaratkan pada aturan yang telah ditetapkan. "Semoga tidak mengurangi kemeriahan acara bagi masyarakat Indonesia yang menyaksikan melalui live streaming (dalam bentuk live taping)," tukasnya. Setelah itu, kata dia, acara dilanjutkan dengan Ruwatan yang disiarkan secara live streaming dalam bentuk live telecast. Mulai dari Vihara Dhanagun hingga sepanjang Jalan Suryakencana. Barisan Liong, Barong, KieLin dan budayawan Kasundaan akan melakukan ruwatan Jalan Suryakencana yang baru saja direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Bogor. Ahim berharap, semangat tetabuhan dan bunyi-bunyian lain yang menyertai barisan itu memberikan semangat kepada kita untuk tetap tegar menghadapi situasi sekarang ini. Secara tradisi, bunyi-bunyian dari tetabuhan yang akan dilakukan nanti dipercaya menyingkirkan segala bala, mara dan bahaya di sepanjang tahun baru 2753 atau 2022 masehi. Dirinya juga berharap acara ini dapat berjalan dengan lancar, tanpa mengurangi bobot dan makna yang terkandung di dalamnya, yaitu sebagai Ajang Budaya Pemersatu Bangsa. "Untuk acara tahun ini mengusung tema 'Embracing Diversity'," tutupnya. (ryn)

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

Nikmatnya Mie Ayam khas Jepang di Depok, Penasaran?

Minggu, 5 Februari 2023 | 09:18 WIB

Coba Yoga Vinyasa Yuk, Ini Tipsnya buat Pemula

Minggu, 5 Februari 2023 | 08:32 WIB
X