Minggu, 5 Februari 2023

UMP Jakarta Dipastikan Naik, Jadi Hampir Rp5 Juta

- Selasa, 29 November 2022 | 14:33 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

METROPOLITAN.id - Beberapa pemerintah provinsi telah mengumumkan kenaikan upah minimum tahun 2023 di daerahnya masing-masing. Kebijakan pemerintah daerah itu sejalan dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023. Mengutip lenteratimes.com yang melansir Bisnis Indonesia, Permenaker No 18/2022 menyebutkan penyesuaian nilai upah minimum tahun 2023 dihitung menggunakan formula yang memperhitungkan variabel pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu. Merujuk juga pada aturan sebelumnya yang tertuang dalam spin-off UU Cipta Kerja, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, yang diundangkan hanya memperhitungkan pertumbuhan ekonomi atau inflasi, mana yang lebih besar. Dengan Permenaker terbaru, jika formula tersebut ternyata menghasilkan upah minimum 13% seperti yang diharapkan pekerja, Kementerian Ketenagakerjaan akan menawarkan plafon 10% di atas upah minimum 2022. "Dalam hal hasil penghitungan penyesuaian nilai Upah Minimum sebagaimana dimaksud pada ayat [1] melebihi 10%, Gubernur menetapkan Upah Minimum dengan penyesuaian paling tinggi 10%,"  Enam provinsi di Jawa, termasuk Jakarta mengumumkan kenaikan UMP antara 5-8%. UMP di Jakarta akan tumbuh sebesar 5,6% pada tahun 2023. Direktur Tenaga Kerja, Keimigrasian, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah mengumumkan UMP DKI Jakarta tahun 2023 sebesar Rp 4.901.798 naik 5,6%. Secara nominal, UMP DKI Jakarta 2023 secara nominal tertinggi di antara provinsi lain. Sedangkan UMP Banten naik 6,4% menjadi Rp 2.661.280 pada tahun 2023. Keputusan Gubernur Banten Nomor 561/Kep.305-Huk/2022 tanggal 28 November 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Banten Tahun 2023 mengatur tentang penetapan upah. Di sisi lain, UMP Yogyakarta 2023 naik 7,65% menjadi Rp 1.981.782. Plt Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum Beny Suharsono mengatakan Gubernur DIY Sultan HB X memutuskan kenaikan UMP berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi. Sementara itu, UMP Jawa Timur naik sedikit lebih tinggi dari Yogyakarta sebesar 7,86% menjadi Rp2.040.244. UMP ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur (SK) Nomor 188/860/KPTS/013/2022 yang ditandatangani Gubernur Jenderal Khofifah Indar Parawansa pada 21 November 2022. Jawa Barat menempati urutan kedua dengan kenaikan UMP 2023 tertinggi di Pulau Jawa. UMP 2023 Jabar naik 7,88% menjadi 1.986.670,17 rupiah. Menurut Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja, Gubernur Ridwan Kamil telah meninjau rekomendasi dewan pengupahan dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Kenaikan upah tertinggi di Jawa terjadi pada UMP di Jawa Tengah sebesar 8,01% atau Rp 1.958.169,69.

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

Nikmatnya Mie Ayam khas Jepang di Depok, Penasaran?

Minggu, 5 Februari 2023 | 09:18 WIB

Coba Yoga Vinyasa Yuk, Ini Tipsnya buat Pemula

Minggu, 5 Februari 2023 | 08:32 WIB
X