METROPOLITAN.id - Twist Rope adalah brand lokal Indonesia yang telah berdiri sejak akhir tahun 2016. Pengrajin yang membuat produk handmade dengan mengeksplorasi seni makrame.
makrame adalah kesenian membuat anyaman simpul berbahan kain atau tali. Karena sifatnya yang dekoratif, makrame dapat digunakan sebagai pajangan rumah.
Owner Twist Rope, Mila Wiarti (32) mengatakan teknik simpul untuk membuat makrame ia pelajari secara otodidak dari YouTube dan dari salah satu keluarganya sejak tahun 2015.
Baca Juga: Tawarkan Paket Wisata Baru, Desa Wisata Nglanggeran Siap Sambut Bule
Seiring perkembangan zaman, wanita yang kerap disapa Mila ini terus mempelajari ratusan simpul sesuai dengan model yang berkembang saat ini.
Mila juga menceritakan awal mula bisnisnya berjalan. Pada 2016 awal mula ia merintis usahanya hanya bermodalkan hobi dan beberapa simpul dasar yang ia ketahui dan memposting hasilnya tersebut di Instagram.
Mila tidak menyangka jelang dua minggu setelah memposting hasil karyanya, ada beberapa kerabatnya yang ingin memesan sebuah gantungan pot bunga.
Baca Juga: Coba Yoga Vinyasa Yuk, Ini Tipsnya buat Pemula
Singkat cerita tanpa modal yang besar dengan teknik perputaran uang pendapatan hingga saat ini terbukti hal tersebut bisa merubah usahanya menjadi sebuah PT dan berhasil go internasional.
“Saat ini kita kerja sama dengan dua brand di luar negeri Brunna.co (Callifornia) dan The Sak (New York),” kata Mila pada Metropolitan.id pada Minggu, 5 Februari 2023.
Mila menjelaskan membuat hanya dengan tangan menggunakan bahan tanpa limbah, ramah lingkungan, berkelanjutan, dan bebas plastik seperti benang katun, rami, dan serat alam.
Baca Juga: Nikmatnya Mie Ayam khas Jepang di Depok, Penasaran?
“Berbagai macam hasil kerajinan tangan yang kita produksi, seperti gantungan pot, tas dengan berbagai bentuk, sarung bantal, gantungan kunci, hingga dekorasi dinding,” jelasnya.
Mila menjelaskan visi misi dari Twist Rope yang sejak tahun 2019 telah berubah menjadi PT Simpul Tali Indonesia dengan legalitas usaha yang bersertifikat.
Artikel Terkait
Perajin Batik Cibuluh Dilatih Digital Marketing
Suherman Perajin Kayu Kampung Labirin Tetap Produktif, Sulap Kayu Jadi Miniatur Mobil Keren
Perajin Rotan Tetap Berinovasi Mengikuti Tren, Berikan Kesan Asri di Rumah