"Tapi juga sebagai garda terdepan dalam membantu berbagai kesulitan masyarakat,' ucapnya.
Neneng menyampaikan sekecil apa pun keluhan masyarakat, artinya berusaha untuk selalu hadir dan membantu menjadi semangat yang tercermin dari tindakan para petugas di lapangan.
"Semoga handphone anak saya bisa ketemu lagi," pungkasnya.
Terpisah, Komandan Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sukanagara, Pahriyansyah menyampaikan petugas langsung makukan pencarian HP, setelah ada laporan dari warga.
"Nah! Hp itu terjatuh di Sungai Cibala," katanya.
Informasi diterima, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, menerima laporan dari masyarakat terkait sebuah telepon genggam yang terjatuh ke aliran Sungai Cibala, tepatnya di depan SMP Negeri 1 Sukanagara.
Sementara itu, laporan diterima pada Rabu, 15 April 2026, pukul 15.06 WIB. Kemudian, pihaknya menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkar segera menuju lokasi untuk melakukan upaya pencarian.
Namun, ia juga menyampaikan hingga proses pencarian berlangsung, telepon genggam yang dilaporkan terjatuh tersebut belum berhasil ditemukan.
"Upaya pencarian sementara terpaksa dihentikan," imbuhnya.
Maaih ujar Pahriyansyah, penghentian sementara dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan, di antaranya debit air sungai yang mulai meningkat (pasang).
"Sebab situasi yang mulai gelap menjelang malam hari, serta turunnya hujan yang dapat membahayakan keselamatan petugas," tegasnya.
Rencananya, Pahriyansyah menambahkan pencarian akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya dengan metode dan teknik yang berbeda guna meningkatkan peluang ditemukannya barang yang hilang.
"Informasi lebih lanjut terkait perkembangan pencarian akan disampaikan kembali setelah proses lanjutan dilakukan," tandasnya. (mamat)