Meski personel SPPG dan Ahli Gizi menerima insentif dari pihak dapur di luar gaji negara, hal tersebut ditegaskan tidak boleh mengurangi fungsi kontrol mereka.
Komunikasi yang sehat harus dibangun tanpa adanya praktik "main mata" demi mengejar keuntungan pribadi (bati gede).
"Tujuan utama kita adalah memperbaiki gizi anak-anak untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Petugas tidak boleh tunduk pada mitra hanya karena insentif. Kualitas dan kuantitas menu harus tetap terjaga sesuai standar," pungkasnya.***