Rabu, 31 Mei 2023

Ramai Pungli dan Semrawut Jalur Alternatif Cibolang Bogor, Begini Kondisi Terakhir

- Kamis, 9 Maret 2023 | 15:22 WIB
Kondisi terkini jalur alternatif Cibolang, Ciawi Kabupaten Bogor yang ramai dugaan pungli dan semrawut. (Rijal/Metropolitan)
Kondisi terkini jalur alternatif Cibolang, Ciawi Kabupaten Bogor yang ramai dugaan pungli dan semrawut. (Rijal/Metropolitan)

METROPOLITAN.ID - Meski warga membantah bahwa sumbangan yang dilakukan untuk perbaikan jalan dan mengatur lalu lintas, Polsek Ciawi menyatakan bahwa warga yang menerima sumbangan dari pengendara roda dua di jalur alternatif Cibolang, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, sebagai pungutan liar (pungli).

Tindakan tersebut dinilai dari tidak adanya retribusi dan adanya penetapan target nominal tertentu.

"Sampai ada target sekian rupiah itu tidak boleh harus ada aturannya. Sama saja mengambil retribusi kan. Sedangkan itu tidak ada aturannya," kata Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat. Kamis 9 Maret 2023.

Baca Juga: Ramadhan 2023 Segera Tiba, Simak Tata Cara Bayar Fidyah untuk Ganti Utang Puasa Tahun Lalu

"Apalagi bagi orang yang sedang kesusahan saat ingin beraktifitas yang melalui jalan alternatif ini, jangan sampai masyarakat lagi kesusahan dimanfaatkan," ujarnya.

Agus mengatakan, pihak kepolisian sudah menempatkan personil di lokasi
longsor hingga jalur alternatif untuk membantu mengatur lalu lintas.

Pihak kepolisian tidak membantah adanya kekecewaan yang membuat warga tidak mau membantu lalu lintas roda dua di lokasi.

Baca Juga: Kenalin Nih Yolanda Krismonica, Kiper Cantik Andalan Timnas Putri Indonesia Mahir Jadi Komentator Bola

"Karena memang masyarakat ngambek (marah) tidak mau ngatur," ujarnya.

Namun sebagai solusi, kata Kapolsek, saat ini pihaknya sudah menempatkan Babinkamtibmas untuk menjaga dan membantu mengatur lokasi agar masyarakat tidak melakukan pungli.

"(Lalu lintas semrawut) iya itu karena masyarakat ingin saling mendahului, seandainya mau antre misalnya sepuluh motor dulu, itu sebetulnya kalau sadar enggak bakal terjadi kemacetan. Masyarakat tidak sadar lokasi hanya cukup satu motor, tapi nyerobot terus dan terjadi kepadatan tidak bisa maju," jelasnya.

Baca Juga: Jelang Ramadhan 2023 Masih Punya Utang Puasa? Ini Niat dan Tata Cara Puasa Qadha

Sementara itu, Pengurus RT 04 RW 08, Kampung Cibolang, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Andre Norman menjawab bahwa selama ini warga tidak memungut pungutan liat sebagaimana yang dituduhkan pengendara.

Adapun, warga menempatkan ember bagi pengendara motor yang melintas bertujuan untuk menggalang dana.

Halaman:

Editor: Ryan Muttaqien

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X