Selain itu, keberadaan pasar tumpah di kawasan Andir dan Ciroyom juga berpotensi menimbulkan persoalan.
Pasalnya, BRT direncanakan mulai beroperasi sejak pukul 06.00 WIB, sementara aktivitas pasar masih berlangsung.
"Dikhawatirkan akan menimbulkan dampak sosial. Karena itu sosialisasi dan antisipasi harus dilakukan," terangnya.
Baca Juga: Polres Sukabumi Kota Ungkap 32 Kasus Narkoba, 47 Tersangka Diringkus
Ia menambahkan, seluruh pihak perlu duduk bersama untuk mengkaji berbagai hambatan di lapangan.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya fokus pada fisik, tetapi juga harus memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
"Kalau BRT berjalan lancar, itu bagus bagi Kota Bandung karena punya transportasi yang mumpuni, tepat waktu, dengan trayek yang teratur," pungkasnya.