Sabtu, 4 Februari 2023

Kwarcab Pramuka Kota Bogor Ajak Pengunjung Pasar Blok F Patuh Prokes

- Kamis, 2 September 2021 | 16:15 WIB

METROPOLITAN - Pasar jadi salah satu sentra aktivitas rentan penyebaran Covid-19. Kwarcab Pramuka Kota Bogor bersama Perumda Pasar Pa­kuan Jaya dan Dinas Ling­kungan Hidup (DLH) Kota Bogor melakukan kegiatan edukasi pencegahan penye­baran Covid-19, protokol kesehatan (prokes), hingga kampanye pengurangan peng­gunaan kantong plastik di Blok F Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, Rabu (1/9). Sebagai salah satu kegiatan dalam memperingati Hari Pramuka plus Bulan Bakti Pramuka pada Agustus 2021, termasuk mendukung program pemerintah agar tidak lengah pada masa pandemi, tak ku­rang dari 50 anggota Pramu­ka Kota Bogor, termasuk Sa­tuan Tugas (Satgas) Pramuka Peduli membagikan kurang lebih seribu masker kepada para pengunjung dan pedagang Pasar Anyar Blok F yang ke­dapatan masih belum meng­gunakan masker. Sekretaris Kwarcab Pramu­ka Kota Bogor, M Nurnawaly Amin, menyebut meskipun masyarakat telah diberi kelong­garan melakukan kegiatan ekonomi kembali, tetapi hal yang paling utama adalah tidak melupakan prokes. Kegiatan edukasi ini meru­pakan salah satu kegiatan yang dikompetisikan dan menjadi ajang memotivasi para ang­gota pramuka selaku duta perubahan perilaku untuk melaksanakan kampanye prokes Covid-19 bagi masy­arakat, khususnya di ling­kungan pasar. “Kita harus menjaga kon­disi yang sudah kondusif ini dan jangan sampai terjadi lagi lonjakan kasus positif Covid,” katanya kepada Met­ropolitan.id, Rabu (1/9). Selain menyosialisasikan prokes, Kwarcab Pramuka Kota Bogor juga mengampa­nyekan program Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terkait pengurangan penggunaaan kantong plastik sekali pakai. Di mana kantong plastik se­kali pakai di lingkungan pasar masih sangat lazim digunakan. Di sisi lain, Kwarcab Pramu­ka Kota Bogor bekerja sama dengan DLH Kota Bogor meng­galang aksi penukaran kantong plastik dengan tas belanja reusable kepada pengunjung pasar yang masih kedapatan menggunakan kantong plas­tik. Sembari tak lupa mem­beri arahan mengenai bahaya penggunaan kantong plastik bagi lingkungan. Selama ini, jelasnya, program pengurangan penggunaan kantong plastik sudah dite­rapkan di lingkungan super­market dan pasar-pasar mo­dern. Namun, baru kali ini DLH Kota Bogor mulai menyosia­lisasikan ke pasar tradisional. “Ada juga yang bilang ke­giatan seperti ini seperti meng­garami air laut. Kita sudah terbiasa menggunakan tas belanja reusable. Tetapi se­kecil apa pun usaha kita, ka­rena kita tahu plastik tidak mudah diurai alam,” ujar Kak Wali, sapaan karibnya. Tujuan kegiatan ini selain untuk mengedukasi masyara­kat agar tetap patuh terhadap prokes dan langkah awal men­gurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai di ling­kungan pasar tradisional. “Serta sebagai ajang penge­nalan pramuka kepada ma­syarakat bahwa kegiatan Pramuka Kota Bogor bukan hanya kegiatan umum se­perti jambore dan upacara Hari Pramuka, melainkan masih banyak lagi kegiatan lainnya yang jarang diketahui masyarakat,” jelasnya. Sementara itu, Direktur Umum (Dirum) Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abi­din, merasa terbantu dengan kegiatan Kwarcab Pramuka Kota Bogor dalam kampanye prokes dan penggunaan kan­tong plastik. Pihaknya juga ingin mela­kukan edukasi dan sosiali­sasi terus-menerus kepada pedagang dan pengunjung pasar untuk menjaga prokes. “Kedua, kita menukar plas­tik diganti dengan goodiebag dari DLH. Nanti plastik ditu­kar dengan kantong ramah lingkungan. Ini sudah terjadi dari Gerakan Pramuka di pa­sar lain. Seperti (Pasar) Gunungbatu, Sukasari, Pasar Bogor. Terakhir di Blok F dan B ini,” tuntas pria yang juga anggota Badan Usaha Milik Pramuka Kwarcab Kota Bogor itu. (mg1/ryn/eka/run)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

Kunker ke Kota Kisarazu, Bima Arya Perkuat Kerja Sama

Senin, 28 November 2022 | 16:01 WIB

Bantu Korban Gempa Cianjur, Antam Turunkan ERG

Kamis, 24 November 2022 | 11:08 WIB
X