Sabtu, 4 Februari 2023

Daftar E-SPPT, Wajib Pajak Dapat Diskon PBB-P2

- Rabu, 16 Februari 2022 | 16:01 WIB

METROPOLITAN - Pemerin­tah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberi­kan diskon Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) bagi wa­jib pajak yang sudah mendaf­tarkan SPPT PBB-P2 menjadi E-SPPT PBB-P2. Jika sudah mendaftar di layanan-bapenda.kotabogor.go.id/esppt wajib pajak menda­patkan diskon pembayaran pokok pajak PBB-P2 Tahun 2022, Februari 15 persen, Ma­ret 10 Persen dan April 5 per­sen. Selain itu, ada diskon pokok piutang pajak PBB-P2 Tahun 2021 sampai 1992 sebesar 20 persen untuk pembayaran Februari, Maret, dan April. Penghapusan denda sampai 2021 ini berdasarkan Per­wali Nomor 7 Tahun 2022 tentang pemberian pengu­rangan PBB-P2 atas pokok maupun tunggakan dan pem­bebasan denda administrasi atas tunggakan, bergradasi utamanya untuk pokok 2022. Wali Kota Bogor Bima Arya dalam sambutan menyam­paikan apresiasi kepada Ba­penda Kota Bogor yang telah melakukan inovasi dengan memanfaatkan teknologi, terus kolaborasi dengan semua stakeholder dan mengomu­nikasikan dengan para wajib pajak yang menjadi langkah Pemkot Bogor secara keseluru­han, sehingga keadaan keu­angan Kota Bogor tetap rela­tif baik dan terkendali. “Inovasi E-SPPT adalah ik­htiar Pemkot Bogor untuk memaksimalkan untuk pe­manfaatan teknologi agar lebih efisien dan ditingkatkan lagi kualitas pelayanannya terhadap wajib pajak dalam mempero­leh SPPT PBB-P2, ini sejalan dengan visi Kota Bogor seba­gai kota cerdas,” katanya yang membuka secara virtual di Balai Kota Bogor, Rabu (2/2/2022). Menurutnya, keringanan atau stimulus yang diberikan merupakan bentuk pemaha­man dari kondisi yang di­hadapi para wajib pajak yang diatur melalui regulasi Per­wali Nomor 7 Tahun 2022. Kepada Bapenda Kota Bogor dan jajaran di wilayah, Bima Arya meminta agar inovasi yang ada lebih digencarkan, dikomunikasikan dan diso­sialisasikan kepada seluruh wajib pajak, termasuk stimu­lus keringanan, sehingga di­harapkan seluruh wajib pajak dan masyarakat yang memi­liki tanah bangunan agar se­gera mendaftar E-SPPT. Hal ini mengingat baru 54.869 (20,12 persen) yang telah melakukan registrasi E-SPPT secara mandiri sehingga di­harapkan target yang ada tidak hanya tercapai, tapi bisa terlampaui untuk mem­percepat economy recovery di masa post pandemi. Kepala Bapenda Kota Bogor, Deni Hendana, menjelaskan inovasi dan kebijakan yang tertuang dalam regulasi Per­wali Nomor Tahun 2022 ini untuk memberi keringanan kepada wajib pajak di era pandemi hingga tahun 2022 mengingat kondisi ekonomi yang masih belum mengun­tungkan. Dalam kesempatan tersebut, Deni melaporkan target penda­patan PBB-P2 Tahun 2022 yang ditetapkan dalam APBD se­besar Rp145 miliar dari pokok ketetapan yang tercetak tahun 2022 sebanyak Rp 230 Miliar atau rata-rata collection rate pembayaran PBB-P2 dalam beberapa kurun waktu terakhir sebesar 71–74 persen. Sementara pada 2021, la­njutnya, dilaporkan realisasi pendapatan PBB-P2 seba­nyak Rp159 miliar, menjadi capaian tertinggi pendapatan PBB-P2 selama ini walaupun dalam kondisi pandemi. “Sesuai regulasi Perwali No­mor 7 Tahun 2022 tentang pemberian pengurangan PBB-P2 atas pokok maupun tung­gakan dan pembebasan denda administrasi atas tung­gakan, bergradasi utamanya untuk pokok tahun 2022,” katanya di Arch Hotel. ”Satu syarat perbedaan per­syaratan pemberian pengu­rangan atau stimulus yang diberikan pada 2022 diban­dingkan tahun sebelumnya yaitu wajib pajak yang sudah terdaftar di E-SPPT,” kata Deni. Dengan demikian diharap­kan para wajib pajak dapat memanfaatkan peluang ini untuk mendaftarkan diri se­cara mandiri E-SPPT. Deni menjelaskan, pada 2022 ditetapkan sebagai tahun pen­canangan E-SPPT secara mas­sal menuju digitalisasi SPPT PBB-P2 di Kota Bogor sehing­ga pada tahun berikut Ba­penda Kota Bogor rencananya sudah tidak lagi mencetak SPPT PBB-P2 untuk mendukung kebijakan paperless maupun efisiensi anggaran. ”Namun demikian pada 2022 masih dilaksanakan cetak massal terhadap 80 persen SPPT atau sebanyak 218 ribu SPPT,” jelasnya. Tahun berikutnya, lanjut Deni, Bapenda Kota Bogor tidak mencetak SPPT, tetapi para wajib pajak tinggal men­download E-SPPT di laman Bapenda Kota Bogor yang tersedia. (*/feb/run)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

Kunker ke Kota Kisarazu, Bima Arya Perkuat Kerja Sama

Senin, 28 November 2022 | 16:01 WIB

Bantu Korban Gempa Cianjur, Antam Turunkan ERG

Kamis, 24 November 2022 | 11:08 WIB
X