Selasa, 28 Maret 2023

Kasus Positif di Perumahan Nambah Terus, Bima Arya Minta Tolong ke Menkes

- Jumat, 21 Mei 2021 | 14:09 WIB

METROPOLITAN.id - Buntut masifnya penyebaran Covid-19 di Perumahan Griya Melati Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, membuat Wali Kota Bogor Bima Arya meminta tolong ke Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Tercatat, hingga saat ini ada sebanyak 37 warga perumahan yang terkonfirmasi positif virus Corona. Namun sebelum meminta tolong ke Menkes, Bima Arya sudah meminta jajarannya dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor untuk melakukan kajian mendalam terkait jenis virus di perumahan tersebut. "Saya minta kepada Dinkes untuk melakukan kajian mendalam langsung memporees genom sekuensing-nya, untuk mengantisipasi apakah ada indikas virus tren baru karena penyebarannya cepat dan penularan banyak," kata Bima Arya kepada wartawan di Balai Kota Bogor, Jumat (21/5). "Saya juga (sudah) kontak Menkes untuk memberi atensi khusus agar diprcepat genom sekuensing untuk mengalisis ini tren baru atau bukan. Penting sekali. Jadi saya kira harus kita lakukan langkah-langkah itu," ujarnya. Sebelumnya, Penyebaran kasus positif Covid-19 di salah satu perumahan di Kota Bogor belum menunjukan angka penurunan. Teranyar, Wali Kota Bogor, Bima Arya mencatat ada tambahan dua kasus baru dari warga perumahan di wilayah Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor tersebut. "Sekitar 157 warga yang dilakukan tes PCR dan hari ini ada 37 dinyatakan positif itu dari 15 rumah yg berbeda," kata Bima Arya kepada wartawan di Balai Kota Bogor, Jumat (21/5). Atas persoalan ini, Bima Arya menerjunkan seluruh jajarannya ke komplek perumahan tersebut. Hal ini dilakukan menyusul pihaknya melarang segala bentuk aktivitas di lokasi itu. "Kita merunkan full tim disana, ada Dinkes, DLH, Disperindag, PD Pasar untuk logistik. Sterilisasi semuanya jadi semua dinas diturunkan disana sehingga komplek Griya Melati itu lockdown lah," ucapnya. "Artinya tidak boleh beraktivitas apapun, warga keluar masuk dibatasi hanya urusan darurat saja," sambung Bima Arya. Termasuk, dilanjutkan Bima Arya, untuk kegiatan ibadah salat Jumat di lokasi perumahan untuk saat ini dilaksanakan di kediaman masing-masing. Sebab, masjid yang ada di lokasi perumahan ditutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan. "Tidak ada aktivitas, masjid ditutup, tidak ada aktivitas apapun disitu. Semua logistik di suplai, makanan bahan pokok, obat-obatan vitamin. Jadi warga gak boleh keluar rumah," imbuhnya. Dalam kesempatan ini, Bima Arya optimis jumlah warga positif Covid-19 di perumahan itu tidak akan bertambah lagi. Sebab, hasil tes Covid-19 yang dilakukan kepada warga perumahan itu sudah keluar semuanya. "Kecuali ketemu kontak erat yang lain. Saya kira udah semua itu dari 157 kontak erat itu tadi (hasil dari warga perumahan)," tandasnya. (rez)

Editor: M Reza Malik

Tags

Terkini

DPRD Ngopi Bareng Wartawan Se-Kota Bogor

Rabu, 21 September 2022 | 10:33 WIB

Festival Flora, Mengukuhkan Bogor Pusat Flora

Senin, 29 Agustus 2022 | 09:13 WIB

Ini Doa Ulama Bogor Bagi Warga Palestina

Rabu, 19 Mei 2021 | 19:58 WIB
X